Janji Para Penulis Untuk Menjaga Pemilu Damai Lewat Tulisan

Senin, 18 Februari 2019 | 16:39 WIB
1
10567
Janji Para Penulis Untuk Menjaga Pemilu Damai Lewat Tulisan
Deklarasi Damai PAra Penulis

 

Aku memang suka menulis tentang politik, meski sekedar menuliskannya di beranda Facebook. Dalam setiap tulisan politik jarang banget aku menuliskan sebuah artikel propaganda, karena apa ? Karena aku selalu menghargai apapun opini orang lain meski dia berkata bohong. Bagiku semua orang punya alasan karenanya aku enggak pernah buang energi untuk berdebat dengan emosi.

Ada sisi kesenangan yang aku rasakan bila aku bisa berdebat dengan senyuman tanpa harus ada amarah meski itu hanya sebatas emoticon. Hari Minggu kemarin aku dan beberapa teman yang kerap menuliskan opini berpolitik berkumpul dalam sebuah acara yang di gagas oleh PepNews besutannya Kang Pepih Nugraha. Kami membuat sebuah ikrar untuk terus mengawal demokrasi Indonesia lewat tulisan yang tak akan memancing kekeruhan.

Setiap tulisanku jarang banget memojokkan salahs atu pihak, aku selalu berusaha berimbang supaya teman-teman bisa berpikir adil, menulis dari dua sisi itu lumayan berat karena aku mengesampingkan ego ku dan harus hadir menjadi pihak lain juga, think before posting! Malah kadang ada yang harus aku hapus karena mempertimbangkan berbagai hal.

Deklarasi Penulis Untuk Pemilu Damai

Dalam kegiatan ini hadir sebagai narasumber adalah Zulfikar Akbar dan Eli Salomo sebagai slaah satu aktivis tahun 1998. Zulfikar bercerita bagaimana kebebesan berpendapat di negeri ini sudah cukup baik, terbukti meski yang bersangkutan sempat harus kehilangan pekerjaan karena salah satu cuitan yang mengandung provokasi namun faktanya Zul sampai hari ini masih bisa hadir ditengah kami dan dia masih bisa berkumpul dengan keluarga tercintanya. Dalam pemaparannya ada kalanya ketika kebebasan berpendapat telah dibatasi maka kita bisa mengambil sikap dengan melompati batasan itu dan tentunya kita sudah harus mengukur kemampuan kita dan memikirkan segala resiko atas lompatan kita.

PepNews hadir dengan tagline "Write It Right" sebuah ajakan kepada para penulis untuk bisa menghasilkan buah pikiran dengan benar, tulislah dengan data dan fakta, dan yang pasti Netizen Polite sangat diharapkan hadir saat ini, kalau ada netizen yang grasak grusuk maka PepNews adalah tempat berkumpulnya netizen penuh etika. Gerakan ini diharapkan oleh Kang Pepih bisa menjadi dasar untuk mengawal pesta demokrasi yang tengah berlangsung saat ini.

Dalam kesempatan kali ini semua penulis yang hadir mengucapkan ikrar bersama-sama dan ikrar tersebut kini menjadi batasan diri saya untuk tetap menjaga berlangsungnya pemilu damai,

Deklarasi Penulis untuk Pemilu Damai

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa Kami Penulis Indonesia Berjanji;

Menulis dengan hati nurani Menulis dengan jiwa yang sehat Melawan intoleransi, radikalisme dan terorisme

Melawan segala bentuk penyebaran hoaks, fitnah, dan ujaran kebencian

Kami Penulis Indonesia Berjanji;

Mengedepankan rasa aman dan nyaman melalui pilihan kata, fakta dan data

Kami penulis Indonesia Berjanji;

Mendorong terciptanya pemilu damai

Menegakkan yang benar Membela yang tak bersalah

Dengan sepenuh jiwa raga Tetap NKRI

Pemilu 2019 Damai, Damai, Damai!

Pentingkah Deklarasi Ini ?

Dalam pandanganku sangat penting, karena riuhnya linimasa saat ini harus diimbangi dengan tulisan yang lebih sehat, isu propaganda tak penting lagi saat ini, hal ini karena saat ini pemilih yang sudah mentapkan pilihan akan semakin cinta buta kepada pilihannya. Sementara ada Swing Voter (SV) dan Udecided Voter (UV) yang masih kebingungan dalam menjatuhkan pilihannya.

Karena itu perlu hadir penulis yang bisa membawa sebuah kabar dari dua sudut pandang, saya yakin bila 30 orang penulis ini menghasilkan karya dengan baik maka yakinlah Swing Voter dan Udecided Voter akan bisa segera menentukan pilihannya, sebaliknya ketika yang tampil adalah isu propaganda maka dipastikan Swing Voter dan Udecided Voter akan memilih untuk golput alias tak minat lagi memilih kedua calon yang ada dikarenakan mumet oleh keberpihakan masing-masing calon.

Penulis damai ini diharapkan bisa menyajikan tulisan yang fair, tidak menyebarkan hoax, tidak menimbulkan kegaduhan dan yang pasti menolak segela bentuk intoleransi, Radikalisme dan Terorisme. Semoga apa yang kami lakukan bisa membuat suasana pesta demokrasi berjalan dengan elegan.

Karena itu mari kita sambut pesta demokrasi Pilpres 2019 dengan damai, thinking before posting dan kalau sudah terlanjur maka ingat ada tombol delete untuk menghapusnya, jangan biarkan tulisan kita menjadi sumber kegaduhan, selamat menentukan pilihan kawan !

***