Fakta

Inilah Hebatnya Indonesia Dibanding Malaysia!

Kepemimpinan, Pemimpin, Malaysia, Indonesia, Headline, Presiden RI, PM Malaysia
Para Presiden RI (Foto: Delimun.com)
Malaysia menghadapi regenerasi kepemimpinan yang stagnan, bahkan mundur ke belakang. Indonesia dalam hal ini lebih mending, memiliki banyak stok pemimpin.

Untuk menyelamatkan negara dari salah urus utamanya soal korupsi, Malaysia mendaur ulang barang bekas demi menyelamatkan negara dari keterpurukan.

Partai Politik, Ormas, Organisasi Profesi, Pengusaha dan lain-lain sebagai mesin penghasil pemimpin masa depan di Malaysia, tampaknya gagal menghasilkan pemimpin baru yang hebat – regenerasi Malaysia memgalami masalah krusial.

Indonesia pasca reformasi yang stagnan dari pembangunan, Negara hutang untuk dibakar sebagai subsidi BBM, kebijakan populis yang memberatkan keuangan negara, pembiaran banyak paham radikal, korupsi yang merajalela, deindustrialisasi, penyusutan lahan penghasil pangan dan lain-lain, tapi ternyata Indonesia ini sanggup melahirkan pemimpin sebagai jawaban tantangan di atas.

Siapa yang kenal Jokowi dulu…?

Penampilan tidak meyakinkan, kerempeng, jejak politik secara nasional tidak terdengar, secara akademik biasa-biasa saja.

Tapi siapa yang bisa membantah gebrakan pembangunannya, langkah tegas melawan radikalisme, kebijakan yang berani menarik subsidi BBM, merevitalisasi kebijakan populis dan lain-lain?

Jika Jokowi tidak hebat, maka oposisi dengan mudah akan menyiapkan kandidat sebagai lawan dalam Pilpres 2019.

Yang ada sekarang hampir semua ketua partai, bersedia dan ingin dipinang sebagai wakil Jokowi, ada yang pake mengancam, ada yang menyiapkan 9 kadernya, ada yang melawan tapi dibelakang melobi, ada yang bingung dengan hastag Ganti Presiden tapi tidak tau siapa calonnya, dan lain-lain.

Siapa bilang Indonesia selalu kalah dari Malaysia? Gak tuh…!!!

Baca Juga:  Menanti Jurus Baru Mahathir, Membuka Jalan bagi Anwar Ibrahim

Kita hebat dan punya pemimpin hebat dan terus bergerak maju, lahir pemimpin-pemimpin baru…

SBY, Megawati tidak harus dipilih ulang seperti di Malaysia, ga perlu didaur ulang macam barang rongsokan saja.

Prabowo, Amien Rais bolehlah maju lagi, sekalipun sudah udzur, setidaknya mereka bukan barang bekas.

Soal menang, gak usah kawatir, merek sudah terbiasa kalah.

***