Fakta

Anulir Mutasi, Sungguh Bernyali Panglima TNI Baru Yang Satu Ini!

Mutasi, Pembatalan, Anulir, Perwira, Panglima TNI, Gatot Nurmantyo, Hadi Tjahjanto, Headline, Militer, TNI, Organisasi
Hadi Tjahjanto dan Gatot Nurmantyo (Foto: Tribunnews.com)
Pembatalan mutasi perwira tinggi oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memantik pertanyaan politis, yakni menganggap tindakan Gatot Nurmantyo keliru.

Tidak ada kata lagi yang layak dilontarkan untuk keputusan Panglima TNI Hadi Tjahjanto selain “berani” atau “bernyali”. Pasalnya, belum sebulan menjabat ia sudah membatalkan keputusan Panglima TNI sebelumnya, Jenderal Gatot Nurmantyo, tentang mutasi sejumlah perwira tinggi TNI.

Sebelumnya melalui Surat Panglima TNI bernomor Kep/982/XII/2017 tertanggal 4 Desember yang ditandatangani Gatot dianulir lewat penerbitan surat keputusan baru dari Panglima Hadi Tjahjanto bernomor Kep/928.a/XII/2017 tertanggal 19 Desember.

PepNews! pernah mengungkapkan, rotasi 85 jenderal oleh seorang  Panglima itu bukan rotasi biasa, melainkan rotasi luar biasa. Dalam surat keputusan yang diteken di akhir masa jabatannya sebagai Panglima TNI, Gatot Nurmantyo memutasi 85 perwira tinggi TNI.

Namun, melalui surat keputusan baru ini, rotasi terhadap 16 perwira tinggi (pati) TNI yang sebelumnya dilakukan Gatot dinyatakan tidak ada.

Lebih menarik dan mencengangkan lagi, salah satu perwira tinggi yang batal dirotasi yakni Letjen TNI Edy Rahmayadi. Sebelumnya, Gatot merotasi Edy dari jabatan Pangkostrad menjadi “sekadar” Pati Mabes TNI AD dalam rangka pensiun dini. Ketika rotasi itu dinyatakan tidak ada oleh Panglima Hadi, maka Edy pun tetap menjabat sebagai Pangkostrad.

Dapat dipastikan Mayjen TNI Sudirman yang sebelumnya menjabat Asisten Operasi KSAD (Asops KSAD) bakal menjadi Pangkostrad tersingkat kedua setelah Johny Lumintang yang pernah ada, yakni hanya menjabat sekitar dua minggu. Sebagiamna pernah ditulis PepNews! jumlah 85 perwira yang dimutasi Gatot ini cukup mencolok dengan rincian 46 jabatan di TNI Angkatan Darat, 28 jabatan di TNI Angkatan Laut, dan 11 jabatan di jajaran TNI Angkatan Udara.

Baca Juga:  Rotasi 85 Jenderal oleh Panglima TNI Itu Bukan Rotasi Biasa

Tentu saja yang paling mencolok adalah pergantian “Bintang Tiga” Letjen TNI Edy Rahmayadi dari Pangkostrad menjadi Pati Mabes TNI AD dalam rangka pensiun. Penggantinya adalah  Mayjen TNI Sudirman yang sebelumnya menjabat Asisten Operasi KSAD (Asops KSAD). Posisi Asops KSAD dijabat Mayjen TNI AM Putranto yang sebelumnya menjabat Panglima Kodam II/Sriwijaya.

Melalui surat keputusan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sebelumnya, Posisi Panglima Kodam II/Sriwijaya pun diserahkan kepada Mayjen TNI Subiyanto yang sebelumnya menjabat Asisten Personel KSAD (Aspers KSAD). Mayjen TNI Wardiyono dari Perwira Staf Ahli III Bidang Sosial, Budaya, Hukum, HAM, dan Narkoba Panglima TNI menjadi Koordinator Staf Ahli Panglima TNI. Jabatan Wardiyono sebelumnya diserahkan kepada Brigjen TNI Tiopan Aritonang yang sebelumnya menjabat Kepala Sataf Kodam I/Bukit Barisan.

Di TNI Angkatan Laut, perwira tinggi yang mengalami rotasi antara lain Marsekal Muda TNI Imran Baidirus dari Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara I menjadi Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional. Jabatan lama Imran diserahkan kepada Marsekal Pertama TNI Nanang Santoso yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Operasi dan Latihan TNI Angkatan Udara.

Di TNI Angkatan Udara, Marsekal Pertama TNI Eko Rislanto dari Perwira Tinggi Kepala Staf TNI Angkatan Udara Bidang Sumber Daya Nasonal diangkat menjadi Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Udara. Jabatan Eko sebelumnya akan diserahkan kepada Kolonel Gunawan Wibisono yang selama ini menjabat Perwira Menengah Kepala Staf TNI Angkatan Udara.

Masih dari TNI Angkatan Laut, perwira tinggi yang mengalami rotasi adalah Mayjen TNI (Marinir) Bambang Suswantono dari jabatan Komandan Korps Marinir (Dankomar) menjadi Komandan Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI (Dankodiklat TNI). Adapun jabatan Dankomar diserahkan kepada Brigjen TNI (Marinir) Hasanudin yang sebelumnya menjabat Kepala Staf Korps Marinir.

Dari TNI ANgkatan Laut, Laksamana Pertama Nur S Prihartono dari jabatan Komandan Lantamal IX/Amb Koarmatim menjabat Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Laut. Jabatan lama Nur diserahkan kepada Laksamana Pertama Antongan Simatupang yang sebelumnya menjabat Waaspam Kepala Staf TNI Angkatan Laut. Laksamana Pertama Robert Wolter Tappangan yang sebelumnya menjabat Kepala Staf Koarmatim juga menjabat Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Laut. Jabatan lama Robert diserahkan kepada Laksamana Pertama ING Sudihartawan.

TNI akui

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Fahdhilah sebagaimana diberitakan Kompas.com membenarkan adanya surat baru yang diteken Hadi Tjahjanto itu. “Benar, itu suratnya benar,” katanya di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu 20 Desember 2017.

Fadhilah mengemukakan alasan bahwa keputusan Panglima Hadi itu diambil atas kebutuhan organisasi di mana Hadi mempunyai wewenang untuk menganulir keputusan Gatot Nurmantyo. “‘Kan Pak Gatot sendiri sudah sampaikan akan diserahkan ke Pak Hadi untuk dilakukan evaluasi,” kata Fadhilah mengingatkan.

Berikut 16 mutasi yang dianulir Hadi:

1. Letjen TNI Edy Rahmayadi NRP 30442, Pangkostrad jabatan baru sebagai Pati Mabes TNI AD;

2. Mayjen TNI Sudirman NRP 30786, Asops Kasad jabatan baru sebagai Pangkostrad;

3. Mayjen TNI A.M Putranto, S. Sos. NRP 31102, Pangdam II/Swj jabatan baru sebagai Asops Kasad;

4. Mayjen TNI Subiyanto NRP 32290, Aspers Kasad jabatan baru sebagai Pangdam II/Swj;

6. Brigjen TNI Gunung Iskandar NRP 32736, Waaspers Kasad jabatan baru sebagai Waaspers Panglima TNI;

7. Kolonel Inf Agus Setiawan, S.E. NRP 1900010990668, Pamen Denma Mabesad jabatan baru sebagai Waaspers Kasad;

8. Mayjen TNI Agung Risdhianto, M.B.A. NRP 30404, Dankodiklat TNI jabatan baru sebagai Staf Khusus Kasad;

9. Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr (Han) NRP 8971/P, Dankormar jabatan baru sebagai Dankodiklat TNI;

10. Brigjen TNI (Mar) Hasanudin NRP 9320/P, Kas Kormar jabatan baru sebagai Dankormar;

11. Brigjen TNI (Mar) Nur Almsyah, M.Tr.(Han) NRP 9645/P, Danpasmar II Kormar jabatan baru sebagai Kas Kormar;

12. Kolonel (Mar) Edi Juardi NRP 9646/P, Asops Kormar jabatan baru sebagai Danpasmar II Kormar;

13. Brigjen TNI Edison Simanjuntak, S.I.P NRP 30431, Pa Sahli Tk. II Ekku Sajli Bid. Ekkudag Panglima TNI jabatan baru sebagai Staf Khusus Panglima TNI;

14. Brigjen TNI Herawan Adji, M. Si (han) NRP 30465, Dir F BAis TNI jabatan baru sebagai Pa Sahli Tk II Ekku Sahli Bid. Ekkudag Panglima TNI;

15. Kolonel Kav Steverly Christmas P. NRP 1900016361267, Pa Sahli Tk. II Poldagri Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI jabatan baru sebagai Dir F Bais TNI;

16. Kolonel Inf Syafruddin NRP 32602, Paban IV/Ops Sops TNI jabatan baru sebagai Sahli Tk. II Poldagri Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI.

***

Editor: Pepih Nugraha