Ingat Pak Ojong

Kalau saja Pak Ojong masih ada, Kompas Gramedia pasti ikut program vaksinasi Mandiri.

Minggu, 28 Februari 2021 | 13:30 WIB
0
147
Ingat Pak Ojong
PK Ojong (Foto: Tribunnews.com)

Saat  ini sedang marak istilah Vaksinasi Mandiri, perusahaan mengadakan vaksinasi gratis untuk karyawannya. Ini untuk mempercepat vaksinasi agar ekonomi segera pulih.

Saya jadi ingat Pak Ojong.(PK Ojong salah satu pendiri Harian Kompas) ketika tahun 1975 pemerintah merintis Perumnas, para wartawan mendaftarkan diri untuk mengambil kredit rumah Perumnas di Depok 1.

Begitu mendengar, Pak Ojong menolak dengan alasan itu jatah orang lain (orang miskin), Kompas mampu membelikan rumah untuk karyawannya. Saat itu perusahaan sudah membeli tanah di daerah Ciputat, menunggu pembangunan rumahnya.

Namun karena saat itu banyak wartawan yang sudah atau mau menikah, kehendak mereka tidak bisa ditahan.

Akhirnya, dilakukan screening, siapa yang sudah punya atau mengambil kredit rumah dari kantor pun diminta menyerahkan kepada yang benar-benar membutuhkan.

Ada yang mendapat kompensasi kredit mobil, ada yang dapat tambahan kredit dari kantor. Namun karena jarak Kompas ke Depok cukup jauh, 30 kilometeran, satu persatu wartawan pindah ke Jakarta.

Hal sama terjadi ketika pemerintah meluncurkan Askes, PK Ojong menolak ikut karena perusahaan mampu menjamin biaya kesehatan karyawan dan keluarganya. "Itu bukan hak kita" begitu kata beliau.

Baca Juga: Kompas Inside [11] Petrus Kanisius Ojong atau Auw Jong Peng Koen

Namun ketika Undang-undang mengharuskan semua perusahaan ikut serta, Kompas tetap ikut tapi tidak mengambil manfaat secara penuh, hanya Asteknya saja.

Kalau saja Pak Ojong masih ada, Kompas Gramedia pasti ikut program vaksinasi Mandiri.


***