Gerindra 18 Tahun: Catatan Kader tentang Partai Pejuang Kerakyatan

Jumat, 6 Februari 2026 | 11:50 WIB
0
0
Gerindra 18 Tahun: Catatan Kader tentang Partai Pejuang Kerakyatan
Kader Gerindra 2009 - 2026

Awal yang Menginspirasi

17 tahun lalu, saya berkenalan dengan Partai Gerindra, yang saat itu baru berjalan setahun. Saya termasuk salah satu anggota pertama. KTA saya dikirim dari Jakarta, lengkap dengan ucapan terima kasih dari Bapak Prabowo Subianto—kenangan yang sampai sekarang masih saya ingat.

Perjalanan saya dimulai ketika membantu lahirnya Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Sumatera Barat. Dari mengetik SK kepengurusan di komputer pinjaman BEM sampai bermalam di sekretariat tidur di sofa karena tidak ada kasur, pengalaman itu justru membuat saya makin merasa bagian dari keluarga besar Gerindra.

Perjalanan dan Pelajaran Berharga

Saya dipercaya menjadi Sekretaris TIDAR, menjalani masa pilpres saat Gerindra dan PDI Perjuangan mengusung pasangan Mega Pro (Megawati-Prabowo). Beberapa tahun kemudian saya sempat mundur karena pindah kota, tapi jodoh tak kemana—saya kembali dipercaya 2018–2023 untuk membimbing kader muda.

Tantangan terbesar? Menyeimbangkan idealisme aktivis kampus dengan kompromi politik. Di sinilah saya belajar, berjuang itu bukan cuma soal prinsip, tapi juga tentang strategi, kesabaran, dan bagaimana tetap setia pada nilai perjuangan.

Nilai-Nilai Gerindra

Gerindra bukan sekadar partai politik. Nasionalisme dan kerakyatan menjadi pondasi setiap langkah. Integritas, keberanian, kolaborasi, dan kepemimpinan membuat kader berani bersuara, mengambil keputusan sulit, dan selalu hadir di tengah masyarakat. Nilai-nilai ini bukan hanya slogan—mereka terasa dalam setiap tindakan, dari kegiatan sehari-hari hingga program besar partai.

Profil dan Pencapaian Hari Ini

Sejak berdiri 2008, Gerindra konsisten sebagai partai perjuangan dan pergerakan. Pencapaian terbesar hari ini: mengantarkan Bapak Prabowo Subianto menjadi Presiden RI 2024–2029 dan memimpin partai sebagai Ketua Umum 2025–2030. Gerindra juga jadi kekuatan utama di DPR, membangun koalisi, dan menyiapkan kader muda untuk memimpin masa depan. Semua itu membuktikan, perjuangan rakyat dan visi nasionalis bisa dijalankan dalam politik modern.

Harapan dan Penutup

Di masa depan, saya berharap Gerindra tetap besar, modern, tapi tetap menjadi partai pergerakan, partai perjuangan, dan pembela rakyat kecil. Kadernya harus bersahaja dan benar-benar terasa hadir di tengah masyarakat.

Selamat Ulang Tahun Partai Gerindra ke-18. Kompak, Bergerak, Berdampak!