PepNews - Olahraga padel merupakan gabungan antara tenis dan squash. Permainan padel tersebut mulai banyak digemari di berbagai kalangan dari selebriti hingga warga biasa.
Padel adalah cabang olahraga raket yang dihasilkan dari perkembangan olahraga tenis. Adapun ciri khas utama dari olahraga padel ini yaitu mempunyai lapangan yang ukurannya lebih kecil dari olahraga tenis.
Selanjutnya terhadap lapangan padel juga dikelilingi dengan kawat jaring maupun dinding kaca. Padel hadir sebagai olahraga raket terobosan terbaru yang unik dan tergolong menantang.
Sirnas Padel 2026 Seri Pertama di Jakarta
Sirnas Padel 2026 seri pertama di Jakarta resmi dibuka dan langsung mencatatkan lonjakan partisipasi tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan.
Ajang yang digelar 12–15 Februari 2026 di Bandeja Padel Arena itu menjadi penanda kuat pesatnya perkembangan olahraga padel di Indonesia.
Ketua Umum Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Galih Dimuntur Kartasasmita, mengungkapkan Sirnas Jakarta 2026 memecahkan rekor jumlah peserta dibandingkan edisi sebelumnya.
Kenaikan peserta mencapai lebih dari 100 atlet, dengan partisipasi perempuan mendekati 30 persen dari total pendaftar. Lonjakan itu menyebabkan panitia harus menambah babak kualifikasi di dua lokasi berbeda guna mengakomodasi seluruh peserta.
Situasi tersebut sekaligus mencerminkan bahwa padel tidak lagi sekadar tren olahraga rekreasi, melainkan mulai memasuki fase kompetitif dengan sistem pembinaan yang lebih terstruktur.
Menurut Galih, Sirnas mempunyai peran strategis sebagai fondasi sistem pembinaan dan penentuan peringkat nasional.
Melalui turnamen inilah PBPI melakukan seleksi objektif untuk memetakan talenta terbaik Tanah Air, sekaligus menyusun proyeksi atlet yang dipersiapkan menuju ajang lebih tinggi.
Welcome Citizen Polite!
Setelah melalui perjalanan cukup panjang sebagai website warga menulis politik yang ekslusif, kini PepNews terbuka untuk publik.
Para penulis warga yang memiliki minat dan fokus pada dunia politik mutakhir Tanah Air, dapat membuat akun dan mulai menuangan ide, pandangan, gagasan, opini, analisa maupun riset dalam bentuk narasi politik yang bernas, tajam, namun tetap sopan dalam penyampaian.
Wajah berganti, tampilan lebih “friendly”, nafas tetaplah sama. Perubahan ini bukan hanya pada wajah dan rupa tampilan, tetapi berikut jeroannya.
Apa makna dan konsekuensi “terbuka untuk publik”?
Maknanya, PepNews akan menjadi web portal warga yang tertarik menulis politik secara ringan, disampaikan secara bertutur, sebagaimana warga bercerita tentang peristiwa politik mutakhir yang mereka alami, lihat dan rasakan.
Konsekuensinya, akan ada serangkaian aturan adimistratif dan etis bagi warga yang bergabung di PepNews. Aturan paling mendasar adalah setiap penulis wajib menggunakan identitas asli sesuai kartu keterangan penduduk. Demikian juga foto profil yang digunakan.
Kewajiban menggunakan identitas asli berikut foto profil semata-mata keterbukaan itu sendiri, terlebih untuk menghindari fitnah serta upaya melawan hoax.
Terkait etis penulisan, setiap penulis bertanggung jawab terhadap apa yang ditulisnya dan terhadap gagasan yang dipikirkannya.
Penulis lainnya yang tergabung di PepNews dan bahkan pembaca umumnya, terbuka memberi tanggapan berupa dukungan maupun bantahan terhadap apa yang ditulisnya. Interaktivitas antarpenulis dan antara pembaca dengan penulis akan terbangun secara wajar.
Agar setiap tulisan layak baca, maka dilakukan “filtering” atau penyaringan tulisan berikut keterangan yang menyertainya seperti foto, video dan grafis sebelum ditayangkan.
Proses penyaringan oleh administrator atau editor dilakukan secepat mungkin, sehingga diupayakan dalam waktu paling lambat 1x24 jam sebuah tulisan warga sudah bisa ditayangkan.
Dengan mulai akan mengudaranya v2 (versi 2) PepNews ini, maka tagline pun berubah dari yang semula “Ga Penting Tapi Perlu” menjadi CITIZEN POLITE: “Write It Right!”
Mari Bergabung di PepNews dan mulailah menulis politik!
Pepih Nugraha,
CEO PepNews