Karier Politik Militer yang Bertugas di Istana Dijamin Moncer

Jumat, 30 November 2018 | 13:30 WIB
0
289
Karier Politik Militer yang Bertugas di  Istana Dijamin Moncer
Maruli Simanjuntak (Foto: Detik.com)

Gerbong mutasi TNI bergulir lagi. Sebelumnya Pangkostrad Letjen TNI Andika Perkasa mendapat promosi jabatan sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) menggantikan Jenderal TNI Mulyono yang akan memasuki pensiun.

Sekarang Brigjen TNI Maruli Simanjutak juga mendapat promosi jabatan sebagai Komandan Kepala Pengamanan Presiden (Danpaspampres) menggantikan Mayjen TNI Suhartono yang akan menjabat sebagai Komandan Koprs Marinis (Dankormar).

Sebelumnya Brigjen TNI Maruli menjabat sebagai Kepala Staf Komando Daerah Militer (KASDAM) IV Diponegoro, Semarang.

Jabatan sebagai Danpaspampres bagi Brigjen TNI Maruli Simanjutak tidak asing baginya, karena ia pernah menjabat sebagai Komandan Group A Paspampres (2014-2016) yang bertanggung jawab kepada keamanan presiden dan keluarganya.

Setelah itu ia mendapat promosi jabatan sebagai Komandan Korem (Danrem) 074 Warastratama Surakarta.Bahkan ia pernah mendapat Penghargaan sebagai Danrem terbaik dalam bidang Upaya Khusus (Upsus) Ketahanan Pangan Tingkat Nasional tahun 2016.

Dari Danrem 074 Surakarta ia mendapat promosi jabatan lagi di lingkungan Istana sebagai Wakil Komandan Paspampres pada April 2017. Dan pada bulan Oktober 2018 ia dimutasi atau promosi sebagai Kasdam IV Diponegoro.

Dengan jabatan baru sebagai Danpaspampres, maka Brigjen TNI Maruli Simanjutak mendapat satu bintang lagi dipundaknya, yaitu sebagai Mayor Jenderal (Mayjen).

Baik KSAD TNI Jenderal Andika Perkasa dan Mayjen TNI Maruli Simanjutak adalah sama-sama berasal dari Group II Kopassus Kandang Menjangan Kartosuro.

Pada waktu Andika Perkasa sebagai Danpaspampres, Maruli Simanjutak sebagai Komandan Group A Paspampres.

Mayjen TNI Maruli Simanjutak terkenal dengan gaya bicara yang lugas, karena ia orang Batak kelahiran Bandung.

Sebagai prajurit Komando, kemampuan dan kemahirannya di atas rata-rata. Bahkan ia juga berprestasi dalam cabang olah raga menembak dan beladiri Judo.

Bahkan ia beberapa kali mewakili Indonesia tampil di SEA Games dan berbagai kejuaraan tingkat Asia untuk olah raga Judo.

Dari atlit SEA Games pada tahun 1997 inilah Maruli Simanjutak berkenalan dengan Paulina Panjaitan dan menjadi istrinya yang mempunyai dua anak.Pada saat itu Paulina menjadi salah satu liaison officer (LO) pada ajang olah raga tingkat Asia Tenggara tersebut.

Seperti kita ketahui bersama Paulina Panjaitan adalah anak dari menteri Luhut Binsar Panjaitan yang terkenal dengan menteri segala medan.

Tentu ada pendapat masyarakat yang mengatakan,bahwa jabatan sebagai Danpaspampres yang disandang Mayjen TNI Maruli Simanjutak karena berkah sebagai anak mantu Luhut Binsar Panjaitan yang sangat dekat dengan presiden Jokowi.

Dan ini juga dialami oleh diangkatnya Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai KASAD karena sebagai anak mantu Hendropriyino yang dekat juga dengan presiden Jokowi.

Terlepas pandangan subyektif tersebut, rekam jejak keduanya tidak usah diragukan lagi. Kalau sekarang karier keduanya melesat dan moncer itu berkah bagi mereka yang karena pernah bertugas mendampingi Presiden Jokowi.

Bahkan dulu juga ada, karena sebagai anak mantu sebagai penguasa orde baru yaitu Soeharto, karier militer anak mantu itu juga melesat dan sebagai Pangkostrad. Sayang ia dipecat karena alasan tertentu, itupun ia ngeyel tidak mau diberhentikan, minta waktu tiga bulan kepada presiden Habibie waktu itu. Ia nawar lagi minta tiga minggu saja, tapi presiden Habibie keukeuh pada pendiriannya sebelum matahari terbenam Pangkostrad harus diganti.

Bukan rahasia lagi perwira tinggi TNI yang pernah menjadi ajudan presiden dan wakil presiden atau pernah mendampingi presiden sebagai keamanan, karier militernya akan moncer dan melesat. Ini sudah terjadi dari zaman Presiden Soeharto.

***