Depok — Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Depok, Dindin Saprudin, S.E., menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Depok yang digelar sebagai agenda penutupan Masa Sidang Tahun 2025 yang ketiga. Rapat paripurna tersebut berlangsung lancar dan kondusif, dengan sejumlah agenda strategis yang dibahas bersama seluruh anggota dewan.
Dindin Saprudin menjelaskan bahwa rapat paripurna kali ini memuat beberapa agenda penting, di antaranya penyampaian laporan hasil reses seluruh anggota DPRD Kota Depok, serta pembahasan dan pengesahan sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), termasuk Perda terkait Hak Asasi Manusia (HAM) dan beberapa Perda inisiatif dari komisi-komisi DPRD yang pembahasannya akan dilanjutkan pada tahun mendatang.
“Paripurna hari ini adalah penutupan masa sidang tahun 2025 yang ketiga. Agenda utamanya laporan hasil reses seluruh anggota DPRD Kota Depok, kemudian ada juga pembahasan dan pengesahan Perda terkait HAM, serta beberapa Perda inisiatif komisi yang akan dituntaskan pembahasannya hingga tahun depan,” ujar Dindin.
Ia menegaskan bahwa secara umum jalannya rapat berlangsung sangat baik tanpa kendala berarti. Seluruh fraksi telah menyampaikan laporan dan pandangannya, serta mengakui bahwa kegiatan reses anggota dewan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan.
“Intinya paripurna berjalan sangat lancar, tertib, dan semuanya melaporkan hal-hal yang positif. Memang ada beberapa masukan dari fraksi dan komisi lain sebagai bahan perbaikan ke depan, namun secara keseluruhan reses sudah dijalankan dengan baik,” tambahnya.
Terkait Raperda HAM, khususnya mengenai kriteria kelompok rentan, Dindin menyampaikan bahwa dirinya belum dapat memberikan komentar secara mendalam karena pembahasan tersebut masih tergolong baru dan sebagian usulan dari Komisi A juga sempat ditarik untuk dibahas kembali pada tahun 2026.
“Saya belum bisa memberikan kesan atau pandangan secara garis besar terkait Raperda HAM karena ini masih baru, apalagi ada usulan dari Komisi A yang ditarik dulu dan rencananya akan dibahas kembali tahun 2026,” jelasnya.
https://youtu.be/TAa5UCwCxUw?si=A_t733P00qjW6bcE
Sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Depok, Dindin menegaskan komitmen fraksinya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Depok dalam mendorong pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Untuk tahun depan, Fraksi Partai Golkar siap bersinergi dengan Pemerintah Kota Depok dalam membangun kerja nyata dan karya nyata untuk masyarakat. Partai Golkar memiliki visi besar menuju Indonesia Emas 2045 sebagai negara kesejahteraan, dan itu kami terjemahkan dalam kerja-kerja nyata di daerah,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa Fraksi Partai Golkar akan mendukung pelaksanaan RPJMD Wali Kota Depok selama kebijakan yang diambil berpihak pada kepentingan masyarakat. Namun demikian, fungsi pengawasan tetap akan dijalankan secara objektif.
“Kami akan bersinergi selama kebijakan tersebut baik untuk masyarakat Kota Depok. Namun kami juga akan mengkritisi secara lugas apabila ada hal-hal yang kurang tepat. Itu bagian dari fungsi check and balance DPRD,” pungkas Dindin Saprudin, S.E.
Sumber: https://www.mediapatriot.co.id/2025/12/29/dindin-saprudin-hadiri-rapat-paripurna-dprd-kota-depok-fraksi-golkar-tegaskan-siap-bersinergi-bangun-depok/
Welcome Citizen Polite!
Setelah melalui perjalanan cukup panjang sebagai website warga menulis politik yang ekslusif, kini PepNews terbuka untuk publik.
Para penulis warga yang memiliki minat dan fokus pada dunia politik mutakhir Tanah Air, dapat membuat akun dan mulai menuangan ide, pandangan, gagasan, opini, analisa maupun riset dalam bentuk narasi politik yang bernas, tajam, namun tetap sopan dalam penyampaian.
Wajah berganti, tampilan lebih “friendly”, nafas tetaplah sama. Perubahan ini bukan hanya pada wajah dan rupa tampilan, tetapi berikut jeroannya.
Apa makna dan konsekuensi “terbuka untuk publik”?
Maknanya, PepNews akan menjadi web portal warga yang tertarik menulis politik secara ringan, disampaikan secara bertutur, sebagaimana warga bercerita tentang peristiwa politik mutakhir yang mereka alami, lihat dan rasakan.
Konsekuensinya, akan ada serangkaian aturan adimistratif dan etis bagi warga yang bergabung di PepNews. Aturan paling mendasar adalah setiap penulis wajib menggunakan identitas asli sesuai kartu keterangan penduduk. Demikian juga foto profil yang digunakan.
Kewajiban menggunakan identitas asli berikut foto profil semata-mata keterbukaan itu sendiri, terlebih untuk menghindari fitnah serta upaya melawan hoax.
Terkait etis penulisan, setiap penulis bertanggung jawab terhadap apa yang ditulisnya dan terhadap gagasan yang dipikirkannya.
Penulis lainnya yang tergabung di PepNews dan bahkan pembaca umumnya, terbuka memberi tanggapan berupa dukungan maupun bantahan terhadap apa yang ditulisnya. Interaktivitas antarpenulis dan antara pembaca dengan penulis akan terbangun secara wajar.
Agar setiap tulisan layak baca, maka dilakukan “filtering” atau penyaringan tulisan berikut keterangan yang menyertainya seperti foto, video dan grafis sebelum ditayangkan.
Proses penyaringan oleh administrator atau editor dilakukan secepat mungkin, sehingga diupayakan dalam waktu paling lambat 1x24 jam sebuah tulisan warga sudah bisa ditayangkan.
Dengan mulai akan mengudaranya v2 (versi 2) PepNews ini, maka tagline pun berubah dari yang semula “Ga Penting Tapi Perlu” menjadi CITIZEN POLITE: “Write It Right!”
Mari Bergabung di PepNews dan mulailah menulis politik!
Pepih Nugraha,
CEO PepNews