Anies Bohong Soal Data Covid-19, Menyerang Terawan dan Jokowi

Motif Anies menyerang Terawan adalah karena Terawan-lah yang mendorong PSBB diberlakukan. Berbeda dengan motif Anies dan konco-konconya geng pemohon lockdown.

Rabu, 13 Mei 2020 | 13:19 WIB
0
111
Anies Bohong Soal Data Covid-19, Menyerang Terawan dan Jokowi
Ilustrasi Jakarta (Foto: pikiran-rakyat.com)

Menarik manuver Anies Baswedan lewat wawancara dengan media Sydney Morning Herald. Kelakuan Anies ini harus dilawan. Pasalnya Anies menyatakan kasus Covid-19 sudah ada sebelum 2 Maret 2020. Pernyataan Anies ini jelas menantang otoritas kesehatan Indonesia. Bukan hanya melakukan tuduhan tetapi mendelegitimasi terhadap Presiden Jokowi selain terhadap Menteri Kesehatan Terawan.

Pilihan menyerang Menteri Kesehatan Letjen TNI (Purn.) Terawan karena didasari oleh beberapa hal secara subyektif. Saran dan masukan Terawan untuk Presiden Jokowi untuk tidak melakukan lockdown telah menghambat Anies untuk menggunakan dana APBD tanpa persetujuan dari menteri keuangan. Dana yang sudah masuk ke DKI dengan seenak perutnya, menggunakan APBD seperti kasus Formula-E. Bebas.

Penerapan PSBB telah membuat para politikus anti Jokowi blingsatan. Proxy Anies berteriak. Jusuf Kalla. Agus SBY. Bahkan cucunya si Almira. Berteriak lockdown. Tujuannya sama. Agar kuasa untuk menggunakan anggaran tak terbatas bisa dilakukan. Pemberlakukan lockdown menyebabkan setiap kejahatan tidak bisa dipantau secara maksimal. Chaos dipastikan akan terjadi.

Ternyata di belakang Jokowi ada bemper. Terawan Agus Putranto. PSBB pun yang diberlakukan. PSBB hanya mengatur soal kuasa anggaran untuk penanganan Covid-19. PSBB membuat negara melindungi dan memenuhi rakyat Indonesia sepanjang untuk penanganan wabah Covid-19.

Maka negara pun memberi bantuan berupa aneka subsidi seperti listrik, air, gas dan pengaturan pembayaran hutang yang terkait dampak Covid-19. Akibat tidak bisa mencari nafkah karena pemberlakukan PSBB.

Pernyataan Anies di Sydney Morning Herald ini menunjukkan kegoblokan dan kebahlulan. Anies berbicara tanpa data sama sekali. Jika memang telah melakukan pemantauan. Mana datanya? Siapa yang dipantau. Name by name? Tunjukkan data pemantauan. Tidak ada sama sekali. Bohong.

Persis sama dengan kebohongan Anies untuk memberikan bantuan Rp1 juta selama PSBB. Zonk. Menteri Sosial Batubara dan Menkeu Sri Mulyani pun menuduh Anies bohong. M. Taufik tampil membela Anies.

Nah, motif Anies menyerang Terawan adalah karena Terawan-lah yang mendorong PSBB diberlakukan. Berbeda dengan motif Anies dan konco-konconya geng pemohon lockdown. Tujuan akhirnya menggoyang dan merecoki Jokowi. Dan, sekali lagi yang diserang penyebab kegagalan niatan busuk Anies, Terawan.

Ninoy N. Karundeng, penulis.

***