Magnet Utama Partai Gelora Indonesia

Terus berkolaborasi dengan semua pihak tanpa terkecuali. Terus tingkatkan kapasitas diri, kapabilitas, sampai isi tas. Ingat, pemimpin harus memiliki banyak kelebihan

Sabtu, 20 November 2021 | 08:59 WIB
0
47
Magnet Utama Partai Gelora Indonesia
Partai Gelora (Foto: tempo.co)

Partai Gelora akan menjadi magnet bagi rakyat Indonesia, dengan Beberapa syarat utama:

1. Bekerja sesuai dengan narasi politik yang telah digariskan, dan tidak mencampur adukkan narasi demokrasi dengan narasi pribadi.

2. Konsisten dalam menarasikan ide ide besar pembangunan bangsa dan negara, dan tidak terjebak pada sikap berlebihan dalam menyikapi suatu isu atau masalah.

3. Menetapkan target kerja yang realistis, terukur, dan dengan langkah langkah yang ril. Dari hal kecil merambah ke tangga yang lebih besar.

4. Membuang sikap berlebihan dalam menyikapi isu isu bangsa dan negara. Dengan mengacu kepada sistem demokrasi yang berlaku di negara ini tanpa memasukkan ide ide yang tidak ada kaitannya dengan ide pembangunan bangsa.

5. Melakukan rekrutmen secara masif dengan pendekatan yang profesional. Merekrut semua golongan dan semua lapisan masyarakat, namun tetap memberikan perhatian khusus kepada kalangan menengah atas sebagai segmen prioritas yang harus di rekrut.

6. Melakukan pendekatan kepada masyarakat dengan cara cara elegan berbasis narasi politik yang bagus dan literasi yang cakap.

7. Menyadari bahwa partai Gelora sebagai partai baru yang masih memiliki berbagai kekurangan di berbagai sisi, oleh sebab itu perlu kerendahan hati menerima semua kritik, masukan, sinisitas, bahkan caci maki dari rakyat.

8. Terus menjelaskan visi misi dan narasi partai kepada semua golongan dan segmen pemilih. Dengan konsisten membawa narasi baru dan membuang total sikap sikap lama yang tidak relevan.

9. Semua stakeholder partai harus tampil sebagai narator, inspirator, komunikator, katalisator, desainer, dan menjadi duta duta narasi politik partai di semua lapisan kader dan struktur ke tengah tengah masyarakat.

10. Tidak terlibat debat kusir, apalagi melakukan debat dengan pihak pihak lain sesama entitas politik, terutama dengan pihak pihak hater dari kalangan mantan bagi kader yang berasal dari partai lamanya gelora.

11. Tidak baper atas semua kritik bahkan cacian dari pihak pihak lain. Sejatinya semua masukan itu hanya perlu dijawab dengan cerdas memakai rumus rumus demokrasi bukan dengan motivasi berdebat dan membela diri berlebihan.

12. Tokoh tokoh utama partai baik dari pusat maupun daerah terus menerus menjaga semangat kepedulian terhadap nasib dan kondisi rakyat, terutama dimasa pandemi begini dimana nasib rakyat sedang sangat memprihatikan.

13. Pandanglah semua rakyat dengan kacamata yang sama. Bahwa semua rakyat pada dasarnya membutuhkan pencerahan, pemahaman, pendalaman, dan pendampingan. Sehingga suatu saat mereka akan bergabung dengan sendirinya dengan partai ini.

14. Jangan habiskan energi untuk meladeni semua hal dan semua orang. Pilah pilih mana isu yang strategis untuk dikomentari, siapa yang harus dijawab, dan mana yang tidak perlu. Selama tidak ada kaitannya dengan substansi menyehatkan demokrasi, maka sejatinya semua kegaduhan itu tidak penting untuk diladeni.

15. Terus berkolaborasi dengan semua pihak tanpa terkecuali. Terus tingkatkan kapasitas diri, kapabilitas, sampai isi tas. Ingat, pemimpin harus memiliki banyak kelebihan. baik ilmu, semangat, harta, kemampuan analisa yang cakap dst dst. Karena tanpa itu semua, kita belum layak memimpin orang lain apalagi memimpin negara menuju 5besar dunia.

Tengku Zulkifli Usman

***