Kunjungan Nancy Pelosi ke Taiwan, Apa Reaksi China?

Kunjungan Pelosi ini akan menjadi trigger bersatu nya kekuatan China dan Rusia untuk menyusun langkah meruntuhkan AS.

Kamis, 4 Agustus 2022 | 07:15 WIB
0
48
Kunjungan Nancy Pelosi ke Taiwan, Apa Reaksi China?
Nancy Pelosi (Foto: Facebook)

Kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan semalam akan menjadi titik baru hubungan China dan AS ke depan.

Pelosi adalah Ketua DPR AS yang mengunjungi Taiwan, setelah 25 tahun ketua DPR AS tidak pernah mengunjungi Taiwan lagi.

Kunjungan ini dianggap China sebagai intervensi AS secara langsung terhadap kedaulatan China, dan merusak prinsip One China Policy.

Kunjungan Pelosi adalah bagian dari standar ganda AS dalam prinsip One China Policy, dan akan merusak hubungan China - AS kedepan.

Kunjungan Pelosi jika kita mau melihat secara GeoPolitik, ini adalah langkah provokatif AS untuk melakukan test case apakah China akan mengambil tindakan keras atau tidak.

Lebih jauh lagi, kunjungan Pelosi ke Taiwan ini adalah cara AS untuk mengetes semua lawan lawan potensialnya terutama China dan Rusia.

AS dan Rusia saat ini secara de facto sedang berperang di Ukraina, dan langkah Pelosi ini menurut saya juga dalam rangka yang sama, mengetes China setelah Rusia.

Karena hanya China dan Rusia saja dua negara yang dianggap AS sebagai ancaman utama GeoPolitik mereka di masa masa yang akan datang.

Kedatangan Pelosi akan mengkonfirmasi tindakan China ke depannya yang sangat mungkin akan segera mengatur langkah untuk menginvasi Taiwan.

Lewat isu Taiwan ini, AS ingin memastikan dan ingin melihat secara lebih jeli, apakah China dan Rusia benar benar akan melakukan langkah melawan secara langsung hegemoni AS selama ini secara radikal menuju tatanan dunia baru atau tidak.

Kunjungan Pelosi ini akan menjadi trigger bersatu nya kekuatan China dan Rusia untuk menyusun langkah meruntuhkan AS.

Setelah kunjungan Pelosi, Rusia memberikan statement bahwa mereka berdiri bersama China dalam mensupport secara total kebijakan One China Policy di Taiwan.

Sedangkan jika Taiwan di invasi China, maka nasibnya tidak akan jauh beda dengan nasib Ukraina saat ini di tangan Rusia. Akan hancur diinjak dua gajah yang sedang berperang.

Kondisi di Taiwan, laut China Selatan, dan laut China timur akan segera mengkonfirmasi kepada dunia, bahwa kondisi GeoPolitik di kawasan Indo-Pasifik semakin memanas dan menuju perang skala besar antara China-Rusia dengan AS-Ally, yang menurut saya hanya soal menunggu waktu yang tepat saja.

Tengku Zulkifli Usman

***