LAPAS MALANG - Jum'at(21/4/2023) Lapas Kelas I Malang Kanwil Kemenkumham Jawa Timur memberikan peningkatan kapasitas pengunjung/pembesuk Tahanan dan WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) pada Cuti Bersama atau Libur Hari Raya Idul Fitri 1444H.
Kunjungan Tatap Muka dan Penitipan Barang tetap mulai 19 April 2023 hingga 25 April 2023. Kapasitas Pengunjung/pembesuk Tahanan dan WBP juga ditambah menjadi maksimal 5 orang, dengan syarat sama seperti biasanya yakni keluarga inti dan sudah vaksin ke-3 atau hasil tes swab. Serta berat Makanan atau Barang maksimal berat 4 Kg.
Kepala Lapas Kelas I Malang Heri Azhari, mengatakan tidak ada libur bagi petugas lapas untuk memberikan pelayanan selama lebaran. Hal ini juga sesuai arahan dari Kemenkumham RI saat Apel Kesiagaan Mudik 2023. Dengan adanya peningkatan Kunjungan saat cuti bersama atau Libur Idul Fitri ini, arahan Kalapas tetap akan memberikan pengamanan ketat agar tidak ada barang terlarang yang diselundupkan.
Selama libur lebaran mulai 21 April 2023, dikatakan Heri ada penambahan kapasitas pengunjung. Berbeda dengan hari biasa, mulai lebaran sampai H+5 ada peningkatan kapasitas 400 sampai 600 pengunjung setiap hari. Waktu kunjungan juga dioptimalkan mulai jam 08.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB.
“Kami juga tetap secara tegas dan ketat, untuk melakukan pengecekan di pintu depan. Sehingga, upaya-upaya untuk memasukkan sesuatu yang dilarang, bisa kami cegah. Dan tidak sampai mengganggu momen bahagia Idul Fitri kali ini,” tegas Heri Azhari, Kalapas Kelas I Malang.
Lembaga Pemasyarakatan/ Lapas Kelas I Malang adalah salah satu pilot project Lapas Industri dan Zona Integrasi (ZI)Wilayah Bebas dari Korupsi / Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM) Unit Pelaksana Teknis/ UPT Pemasyarakatan di seluruh Indonesia. Perbaikan terus menerus dilakukan di Lapas Kelas 1 Malang ke arah yang lebih baik untuk pelayanan pada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) maupun Masyarakat.
Lapas Kelas I Malang memiliki program pembinaan kepribadian dan kemandirian bagi seluruh WBP. Diharapkan dengan program pembinaan yang dilakukan bisa membuat WBP bisa menunjukkan penurunan tingkat resiko melakukan pidana kembali dengan berkelakukan baik juga bisa sebagai agen moral kebaikan saat telah bebas kembali ke Masyarakat.
L'SIMA PASTI APIK !
(HUMAS LAPAS KELAS I MALANG)
Welcome Citizen Polite!
Setelah melalui perjalanan cukup panjang sebagai website warga menulis politik yang ekslusif, kini PepNews terbuka untuk publik.
Para penulis warga yang memiliki minat dan fokus pada dunia politik mutakhir Tanah Air, dapat membuat akun dan mulai menuangan ide, pandangan, gagasan, opini, analisa maupun riset dalam bentuk narasi politik yang bernas, tajam, namun tetap sopan dalam penyampaian.
Wajah berganti, tampilan lebih “friendly”, nafas tetaplah sama. Perubahan ini bukan hanya pada wajah dan rupa tampilan, tetapi berikut jeroannya.
Apa makna dan konsekuensi “terbuka untuk publik”?
Maknanya, PepNews akan menjadi web portal warga yang tertarik menulis politik secara ringan, disampaikan secara bertutur, sebagaimana warga bercerita tentang peristiwa politik mutakhir yang mereka alami, lihat dan rasakan.
Konsekuensinya, akan ada serangkaian aturan adimistratif dan etis bagi warga yang bergabung di PepNews. Aturan paling mendasar adalah setiap penulis wajib menggunakan identitas asli sesuai kartu keterangan penduduk. Demikian juga foto profil yang digunakan.
Kewajiban menggunakan identitas asli berikut foto profil semata-mata keterbukaan itu sendiri, terlebih untuk menghindari fitnah serta upaya melawan hoax.
Terkait etis penulisan, setiap penulis bertanggung jawab terhadap apa yang ditulisnya dan terhadap gagasan yang dipikirkannya.
Penulis lainnya yang tergabung di PepNews dan bahkan pembaca umumnya, terbuka memberi tanggapan berupa dukungan maupun bantahan terhadap apa yang ditulisnya. Interaktivitas antarpenulis dan antara pembaca dengan penulis akan terbangun secara wajar.
Agar setiap tulisan layak baca, maka dilakukan “filtering” atau penyaringan tulisan berikut keterangan yang menyertainya seperti foto, video dan grafis sebelum ditayangkan.
Proses penyaringan oleh administrator atau editor dilakukan secepat mungkin, sehingga diupayakan dalam waktu paling lambat 1x24 jam sebuah tulisan warga sudah bisa ditayangkan.
Dengan mulai akan mengudaranya v2 (versi 2) PepNews ini, maka tagline pun berubah dari yang semula “Ga Penting Tapi Perlu” menjadi CITIZEN POLITE: “Write It Right!”
Mari Bergabung di PepNews dan mulailah menulis politik!
Pepih Nugraha,
CEO PepNews