Tolong diingat, Allah sudah berpesan kerjakan Shalat Tahajud di setiap malam hari. Shalat Tahajud itu senjata untuk mendapatkan keberuntungan dan kemenangan.
Ternyata, ilmu tentang Shalat dan Shalat Tahajud itu sangat banyak sekali. Sudah ribuan buku tentang Shalat dan Shalat Tahajud ditulis oleh ribuan penulis yang berbeda. Selalu saja ada informasi baru tentang Shalat dan Shalat Tahajud. Itulah sebabnya, orang yang tidak mau mendirikan Shalat dan Shalat Tahajud adalah orang yang PASTI mengalami banyak kerugian di kemudian hari sewaktu hidup di dunia ini.
Kita harus mencontoh cara berpikir para pengusaha yang setiap hari selalu mencari KEUNTUNGAN dan tidak mau mengalami KERUGIAN ketika hidup di dunia ini. Pesan yang ingin disampaikan adalah jangan sampai kita ini hidup di dunia tidak mendapatkan KEUNTUNGAN sama sekali, atau selalu mengalami banyak sekali KERUGIAN sewaktu hidup di dunia ini. Terbukti, kita hidup di dunia ini harus berhitung UNTUNG dan RUGI, atau KESUKSESAN dan KEGAGALAN hidup.
Hari ini kita membaca kitab suci AL-QURAN Surat Al-An'am ayat ke 162: "Sesungguhnya Shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku semata-mata untuk ALLAH Tuhan seluruh Alam Semesta". Baca juga, Surat Al-Mukminun ayat ke 1 dan ke 2: "Sesungguhnya pasti Beruntung orang-orang beriman (percaya kepada kebenaran isi informasi AL-QURAN), orang-orang yang khusyuk dalam shalatnya".
Baca Juga: Orang Shalat Tahajud Seperti Orang yang Sedang Berjalan Kaki Menuju Surga
Perhatikanlah, bahwa Shalat itu merupakan fondasi terhadap ibadah-ibadah lain selain Shalat. Sangat tidak masuk akal, misalnya orang tidak mau mendirikan Shalat tetapi maunya naik Haji setiap tahun, karena orang ini uangnya banyak sekali. Bisa jadi, ibadah hajinya yang dikerjakan setiap tahun itu tidak diterima oleh ALLAH. Sebab, ketentuannya Shalat dulu, baru mengerjakan ibadah-ibadah lain selain Shalat.
Saudaraku, bacalah buku tentang SEJARAH SHALAT. Ternyata, ibadah yang pertama kali diperintahkan oleh ALLAH itu adalah Shalat Tahajud. Itu artinya, sebelum kita mengerjakan ibadah-ibadah yang lain, kita harus mendirikan Shalat Tahajud terlebih dulu.
Shalat Tahajud dulu, baru mengerjakan ibadah-ibadah yang lainnya. Jangan sampai kejadian, kita rajin puasa satu hari puasa satu hari tidak puasa, tetapi malam hari kita hanya tidur saja sampai pagi alias kita tidak mau rajin mendirikan Shalat Tahajud di setiap malam hari.
Jangan sampai kejadian, kita rajin memberikan sedekah sampai ratusan juta atau milyaran setiap bulan, tetapi kita tidak mau mendirikan Shalat Tahajud di setiap malam hari. Silahkan siapa saja yang mau memberikan sedekah sebanyak-banyaknya, karena anda mempunyai uang milyaran rupiah di setiap bulan.
Tetapi tolong diingat, ALLAH sudah berpesan kerjakan Shalat Tahajud di setiap malam hari. Shalat Tahajud itu senjata untuk mendapatkan keberuntungan dan kemenangan.
Jangan sampai, hidup kita menghabiskan waktu yang banyak sekali hanya semata-mata untuk mencari uang saja dari hari ke hari. Justru perjuangan kita yang nomor satu itu adalah berjuang dapat mendirikan Shalat Tahajud di setiap malam hari yang lama.
Orang yang sudah mendirikan Shalat Tahajud dengan khusyuk (ikhlas) di setiap malam hari adalah orang yang PASTI mendapatkan KESUKSESAN sewaktu hidup di dunia ini. Orang bertahajud tersebut dapat di-PASTI-kan tidak akan mengalami KERUGIAN dalam bentuk apapun di kemudian hari.
Pelajaran tentang Shalat Tahajud ini disampaikan oleh HAKATINDO (Himpunan Keluarga Tahajud Indonesia), MOTIVATOR SHALAT TAHAJUD NO.1 DI INDONESIA. Semoga dengan bekal Shalat Tahajud yang kita kerjakan di setiap malam hari itu menjadi modal besar bagi kita untuk selalu mendapatkan
Kemenangan, kesuksesan dan keberuntungan ketika kita hidup di dunia ini.
Dr. Noorchamid Ustadi, MSi., motivator shalat tahajud No. 1 di Indonesia.
***
Welcome Citizen Polite!
Setelah melalui perjalanan cukup panjang sebagai website warga menulis politik yang ekslusif, kini PepNews terbuka untuk publik.
Para penulis warga yang memiliki minat dan fokus pada dunia politik mutakhir Tanah Air, dapat membuat akun dan mulai menuangan ide, pandangan, gagasan, opini, analisa maupun riset dalam bentuk narasi politik yang bernas, tajam, namun tetap sopan dalam penyampaian.
Wajah berganti, tampilan lebih “friendly”, nafas tetaplah sama. Perubahan ini bukan hanya pada wajah dan rupa tampilan, tetapi berikut jeroannya.
Apa makna dan konsekuensi “terbuka untuk publik”?
Maknanya, PepNews akan menjadi web portal warga yang tertarik menulis politik secara ringan, disampaikan secara bertutur, sebagaimana warga bercerita tentang peristiwa politik mutakhir yang mereka alami, lihat dan rasakan.
Konsekuensinya, akan ada serangkaian aturan adimistratif dan etis bagi warga yang bergabung di PepNews. Aturan paling mendasar adalah setiap penulis wajib menggunakan identitas asli sesuai kartu keterangan penduduk. Demikian juga foto profil yang digunakan.
Kewajiban menggunakan identitas asli berikut foto profil semata-mata keterbukaan itu sendiri, terlebih untuk menghindari fitnah serta upaya melawan hoax.
Terkait etis penulisan, setiap penulis bertanggung jawab terhadap apa yang ditulisnya dan terhadap gagasan yang dipikirkannya.
Penulis lainnya yang tergabung di PepNews dan bahkan pembaca umumnya, terbuka memberi tanggapan berupa dukungan maupun bantahan terhadap apa yang ditulisnya. Interaktivitas antarpenulis dan antara pembaca dengan penulis akan terbangun secara wajar.
Agar setiap tulisan layak baca, maka dilakukan “filtering” atau penyaringan tulisan berikut keterangan yang menyertainya seperti foto, video dan grafis sebelum ditayangkan.
Proses penyaringan oleh administrator atau editor dilakukan secepat mungkin, sehingga diupayakan dalam waktu paling lambat 1x24 jam sebuah tulisan warga sudah bisa ditayangkan.
Dengan mulai akan mengudaranya v2 (versi 2) PepNews ini, maka tagline pun berubah dari yang semula “Ga Penting Tapi Perlu” menjadi CITIZEN POLITE: “Write It Right!”
Mari Bergabung di PepNews dan mulailah menulis politik!
Pepih Nugraha,
CEO PepNews