Mati Listrik dan Pengantin Baru

Akibat kejadian itu, keluarga mempelai laki-laki menolak menantu baru mereka. Keluarga bahkan menginginkan pernikahan dibatalkan.

Sabtu, 10 Agustus 2019 | 09:01 WIB
0
172
Mati Listrik dan Pengantin Baru
Ilustrasi pengantinn baru (Foto: Facebook/Sunardian Wirodono)

Dampak mati listrik di jaman kiwari, sungguh luar biasa. Kita bisa lihat berbagai komentar di medsos kemarin. Tapi cerita di bawah ini sungguh keterlaluan.

Gegara mati listrik semalaman, seorang lelaki memanfaatkan kesempatan malam pertama seorang pengantin puteri. Lelaki itu, bukan suami si pengantin puteri. Pengantin pria, ketahuan tertidur karena mabuk. Bagaimana bisa?

Ternyata lelaki badung itu, tinggal di rumah sebelah pengantin puteri, tempat pesta perkawinan dilangsungkan. Dalam pesta perkawinan itu, sang lelaki ini terus mengawasi pengantin puteri, yang memang sudah lama ditaksirnya.

Saking meriahnya pesta perkawinan, pengantin lelaki mabuk berat, kebanyakan nenggak minuman beralkohol. Hingga listrik mati, dan lelaki pengintip itu dengan sigap memanfaatkan situasi. Ia membopong pengantin puteri naik ke ranjang pengantin.

Demikianlah. Terjadilah yang mesti terjadi. Ketika pengantin perempuan terbangun dari tidur, ia baru menyadari yang di sebelah bukan suaminya. Dia menjerit. Situasi pun heboh. Lelaki yang tertidur itu tak bisa melarikan diri ketika terbangun.

Akibat kejadian itu, keluarga mempelai laki-laki menolak menantu baru mereka. Keluarga bahkan menginginkan pernikahan dibatalkan. Mereka juga menuntut emas kawin senilai Rp 18 juta dikembalikan.

Jika terbukti bersalah, Changseng, nama lelaki itu, dikenai pasal pemerkosaan melanggar pasal 234 KUHP, dengan ancaman 5-10 tahun penjara. Lelaki itu, memang telah lama naksir si pengantin puteri. Cuma karena miskin tak berani melamar. Demikian kejadian di desa Chhkues, Leat Chheat, Kamboja, pada Januari 2018, seperti ditulis oleh Daily Mail (20/1/2018).

Moral Cerita? Jangan berdoa ngarep listrik mati, di saat perkawinan mantan! Pabu, eh, tabu ding!

***