Tips Membuat Pondasi Besi Untuk Rumah Dua Lantai

Kebutuhan akan besi beton yang digunakan dalam sebuah konstruksi bangunan yang kuat memang tidak sedikit.

Rabu, 17 November 2021 | 14:09 WIB
0
133
Tips Membuat Pondasi  Besi Untuk Rumah Dua Lantai
https://kpssteel.com/

Tips Membuat Pondasi Untuk Rumah 2 Lantai Yang Cocok

1. Buatlah pondasi dengan baik terutama pada bagian tulangan pondasi footplat. Pondasi ini harus dibuat dengan kuat dan rapi. Perhatikan dengan baik ikatan kawat saat merangkai tulangan pondasi.
2. Gunakan besi yang standar SNI. Disini Anda tidak boleh tergoda dengan harga murah dan kualitas besinya kurang bagus. Karena nanti kualitas besi juga berpengaruh terhadap kekuatan rumah yang ingin dibangun apalagi ini 2 lantai yang memerlukan ketahanan lebih besar.
3. Usahakan untuk tidak membeli pondasi yang sudah jadi di toko bangunan karena biasanya dimensi besi terlalu kecil dan dibuat dari besi bekas.
4. Beri arahan yang benar kepada pekerja dalam pembuatan pondasi dengan ukuran besi untuk rumah 2 lantai harus dilakukan dengan teliti karena peranan pondasi begitu penting.

Baca Juga: Ketahui Perbedaan Besi Hollow Hitam dan Galvanis

 5 cara dalam memilih besi beton yang memiliki kualitas yang bagus:

1. Jangan Menggunakan Besi Beton yang Berkarat

Bbesi beton yang berkarat atau mengalami korosi dapat mengakibatkan daya kekuatannya berkurang. Jika dibiarkan terus-menerus maka akan dapat membahayakan bagi pengguna bangunan.

2. Gunakan Besi Beton yang Memiliki Logo SNI

Ada banyak jenis besi beton yang beragam di pasaran dan untuk merek jenis besi beton bisa Anda lihat dari permukaan besinya. Pastikan merek besi beton yang Anda pilih tersebut masuk dalam kategori produk ber-SNI (Standar Nasional Indonesia) agar kualitas dari besi betonnya terjamin. Seperti berikut ini adalah beberapa merek besi beton yang sudah ber-SNI antara lain besi KPS Steel

3. Pilihlah Bentuk Besi Beton yang Tepat

Secara umum besi beton ini dibagi menjadi dua yaitu besi ulir atau deformed bar dan besi polos atau plain bar. Untuk besi ulir ini memiliki bentuk permukaan seperti sirip yang melintang atau rusuk memanjang dengan pola tertentu. Kegunaan besi beton ulir ini untuk tulangan longitudinal atau tulangan memanjang, karena tulangan semacam ini adalah kekuatan yang utama. Besi beton polos ini cocok digunakan pada tulangan geser, behel dan sengkang. Umumnya, besi beton polos ini dipakai pada bangunan yang ukurannya kecil, sementara untuk besi beton ulir digunakan pada bangunan konstruksi besar dan membutuhkan daya kekuatan optimal.

4. Penting Untuk Memilih Diamter Besi Beton Sesuai Kebutuhan

Besi beton memiliki fungsi utama guna mendukung bangunan agar lebih kuat dan tahan lama.Oleh karena itu jangan salah pilih ukuran diameternya dan pilihlah ukuran besi beton sesuai dengan kebutuhan. Perlu diingat juga untuk menghindari menekan biaya konstruksi dengan memilih besi beton berdiameter kecil. Padahal kenyataanya Anda membutuhkan besi beton dengan diameter berukuran besar.

Baca Juga : Apa Itu Atap Spandek? Mengapa Banyak Orang Menggunakannya?

5. Jangan Mudah Tegiur Harga

Kebutuhan akan besi beton yang digunakan dalam sebuah konstruksi bangunan yang kuat memang tidak sedikit. Oleh karena itu, kebutuhan yang banyak dan harga yang relatif menguras kantong akan membuat orang membeli besi beton dengan harga yang miring tanpa memerhatikan kualitasnya.

***