PepNews- PT Garuda Utama Persada merayakan satu dekade kiprahnya di industri penyedia jasa keamanan dan tenaga kerja pada Kamis, 22 Januari 2026.
Acara syukuran digelar di kawasan Cijantung, Jakarta Timur, dan dihadiri ratusan mitra bisnis serta pengguna jasa dari berbagai wilayah di Tanah Air.
Direktur Utama PT Garuda Utama Persada Deden Kristiawan mengungkapkan, peringatan 10 tahun ini merupakan bentuk rasa syukur atas dedikasi seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan perusahaan selama satu dekade terakhir.
Perusahaan yang bergerak di bidang jasa keamanan, cleaning service, dan penyediaan tenaga kerja ini berhasil bertahan menghadapi berbagai tantangan, termasuk krisis global pandemi COVID-19 pada 2020.
Saat ini, Garuda Utama Persada telah bermitra dengan hampir 50 klien besar dan mengelola sekitar 3.000 karyawan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Deden melanjutkan, tantangan utama dalam menjalankan bisnis jasa yaitu mengelola karakter sumber daya manusia yang beragam di setiap daerah.
Meski begitu, pengalaman dan sistem manajemen yang diterapkan dinilai mampu menjaga kualitas layanan secara konsisten.
Dalam momentum perayaan satu dekade itu, manajemen juga memberikan apresiasi kepada tiga karyawan loyal berupa hadiah keberangkatan umroh sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka sejak awal perusahaan berdiri.
Di kesempatan yang sama, PT Garuda Utama Persada turut meluncurkan logo baru yang lebih modern dan adaptif sebagai bagian dari upaya transformasi perusahaan dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.
Ke depan, perusahaan menargetkan peningkatan standardisasi kualitas layanan untuk mempertahankan loyalitas klien yang berasal dari sektor swasta maupun kementerian, serta memperkuat posisinya di industri jasa penunjang operasional di Indonesia.
Welcome Citizen Polite!
Setelah melalui perjalanan cukup panjang sebagai website warga menulis politik yang ekslusif, kini PepNews terbuka untuk publik.
Para penulis warga yang memiliki minat dan fokus pada dunia politik mutakhir Tanah Air, dapat membuat akun dan mulai menuangan ide, pandangan, gagasan, opini, analisa maupun riset dalam bentuk narasi politik yang bernas, tajam, namun tetap sopan dalam penyampaian.
Wajah berganti, tampilan lebih “friendly”, nafas tetaplah sama. Perubahan ini bukan hanya pada wajah dan rupa tampilan, tetapi berikut jeroannya.
Apa makna dan konsekuensi “terbuka untuk publik”?
Maknanya, PepNews akan menjadi web portal warga yang tertarik menulis politik secara ringan, disampaikan secara bertutur, sebagaimana warga bercerita tentang peristiwa politik mutakhir yang mereka alami, lihat dan rasakan.
Konsekuensinya, akan ada serangkaian aturan adimistratif dan etis bagi warga yang bergabung di PepNews. Aturan paling mendasar adalah setiap penulis wajib menggunakan identitas asli sesuai kartu keterangan penduduk. Demikian juga foto profil yang digunakan.
Kewajiban menggunakan identitas asli berikut foto profil semata-mata keterbukaan itu sendiri, terlebih untuk menghindari fitnah serta upaya melawan hoax.
Terkait etis penulisan, setiap penulis bertanggung jawab terhadap apa yang ditulisnya dan terhadap gagasan yang dipikirkannya.
Penulis lainnya yang tergabung di PepNews dan bahkan pembaca umumnya, terbuka memberi tanggapan berupa dukungan maupun bantahan terhadap apa yang ditulisnya. Interaktivitas antarpenulis dan antara pembaca dengan penulis akan terbangun secara wajar.
Agar setiap tulisan layak baca, maka dilakukan “filtering” atau penyaringan tulisan berikut keterangan yang menyertainya seperti foto, video dan grafis sebelum ditayangkan.
Proses penyaringan oleh administrator atau editor dilakukan secepat mungkin, sehingga diupayakan dalam waktu paling lambat 1x24 jam sebuah tulisan warga sudah bisa ditayangkan.
Dengan mulai akan mengudaranya v2 (versi 2) PepNews ini, maka tagline pun berubah dari yang semula “Ga Penting Tapi Perlu” menjadi CITIZEN POLITE: “Write It Right!”
Mari Bergabung di PepNews dan mulailah menulis politik!
Pepih Nugraha,
CEO PepNews