Zaiful Bokhari (4): Figur nJawani yang Berdiri di atas Semua Kelompok dan Golongan

Dengan semangat berdiri di atas semua kelompok dan golongan ini, sepantasnya jika figur seperti ini disokong oleh semua elemen sosial dan politik tanpa harus menumpangkan kepentingan.

Sabtu, 27 Juni 2020 | 16:03 WIB
0
258
Zaiful Bokhari (4): Figur nJawani yang Berdiri di atas Semua Kelompok dan Golongan
Zaiful Bokhari (Foto: Dok. pribadi)

Bertemu untuk pertama kali dengan Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari, pada waktu sarapan menjadi kesempatan bagi saya untuk mengenal sekilas tentang karakter dan etosnya selaku kepala daerah.

Sebagai putera asli Lampung Timur, Zaiful terlihat njawani (menyelami filosofi orang jawa). Kosa katanya mengandung pesan bahwa dia lelaki yang membawa sikap hati-hati dan penuh andap asor (rendah hati). Dia juga bersikap teguh untuk berdiri di atas semua golongan dan kelompok dalam membangun daerahnya.

Zaiful ingin menjalankan pengabdian penuh cinta kepada semua kelompok sosial, agama, etnis, dan partai yang ideologinya berbeda-beda. Baginya, menjadi kepala daerah adalah mengabdi ikhlas kepada warga masyarakat Lampung Timur tanpa condong ke sana-sini.

Ketika menghadapi pemilihan kepala daerah Desember tahun ini pun, Zaiful terlihat santai tanpa beban. Dia tidak ngotot bermanuver secara berlebihan. Karena dia yakin mahkota adalah takdir yang tidak akan lari di tengah pergolakan politik.

Dia cukup menjalankan kepercayaan rakyat dengan bekerja keras meringankan beban warganya. Dia banyak bekerja dengan turun ke bawah mengawasi semua program populis yang telah dia canangkan. Misalnya layanan kesehatan, layanan  kependudukan gratis, dan pembangunan infrastruktur. Dia ingin memastikan bahwa programnya tepat sasaran dan menyentuh semua lapisan masyarakat.

Zaiful meyakini bahwa kerja keras akan berbanding lurus dengan hasilnya nanti. Kehendak rakyat tidak mungkin mengingkari setiap hasil kerja dari pemimpinnya, kecuali datang politik horor yang luar biasa dari kepalsuan yang berbaju kebenaran.

Dengan keteguhannya menjalankan kebijakan populis yang membumi, Zaiful memberi pesan kepada semua orang bahwa rakyat adalah tempatnya berinvestasi kebajikan yang paling tepat. Semakin besar seorang pemimpin berbuat baik untuk kepentingan rakyat secara adil dan merata maka dia sebenarnya telah berinvestasi kebajikan. Dalam situasi apapun kelak, investasi kebajikannya tidak bisa dibantah atau dipalsukan.

Dan, salah satu hasrat Zaiful seandainya dipercaya lagi oleh warganya memimpin Lampung Timur, dia ingin berjuang memberi perhatian lebih besar dalam membangun beberapa kawasan yang masih tertinggal secara ekonomi.

Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah kawasan Kecamatan Jabung. Dia ingin meningkatkan citra baik dari kawasan ini. Salah satunya adalah dengan  memeratakan pembangunan di kawasan ini agar roda ekonomi berputar lebih kencang, sehingga bisa mengerek taraf hidup penduduk setempat.

Zaiful percaya sekali bahwa taraf kemakmuran suatu daerah akan berbanding lurus dengan stabilitas sosial dan keamanan warganya. Pemerintah sudah eranya banyak turun tangan untuk memberi perhatian lebih besar kepada warga masyarakat di kawasan Jabung ini.

Dalam urusan mengelola warganya, Zaiful adalah tipikal pemimpin yang punya sensitivitas sosial relaif baik, karena dia dengan cepat melihat setiap fenomena yang berkembang di daerahnya.

Dengan semangat berdiri di atas semua kelompok dan golongan ini, sepantasnya jika figur seperti ini disokong oleh semua elemen sosial dan politik tanpa harus menumpangkan kepentingan yang pada ujungnya bisa merugikan kepentingan masyarakat secara luas.

Lompatan pembangunan akan cepat dicapai oleh negeri ini manakala kepala daerah yang telah menunjukkan cintanya kepada semua kelompok dan golongan disokong beramai-ramai agar kemakmuran yang merata terlihat nyata.

***

 Krista Riyanto, Penulis dan mantan Jurnalis.