George McT. Kahin

Kahin melakukan risetnya di Indonesia pada fase genting 1948-1950. Tapi selain riset akademis, Kahin secara pribadi saat itu ikut terlibat membantu perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Senin, 17 Agustus 2020 | 16:11 WIB
0
37
George McT. Kahin
George McT. Kahin (Foto: Tirto.id)

Dia adalah perintis studi politik Indonesia modern.

Dari model kajian lama bercorak Indologi yang berpusat di Leiden (Belanda) sebelum Perang Dunia II, George McTurnan Kahin sejak awal 1950an merintis model baru kajian Indonesia kontemporer di Amerika: pusat kajian Modern Indonesia Project, Cornell University, Ithaca, New York.

Pusat kajian baru ini telah menghasilkan banyak 'Indonesiaist' - ilmuwan ahli Indonesia dalam berbagai bidang, termasuk Ruth McVey, Ben Anderson, dan lainnya. Juga ilmuwan dari Indonesia sendiri.

Di Australia, seorang murid Kahin, Herbert Feith pada pertengahan 1950an merintis pusat kajian Indonesia di Monash University, yang kemudian diikuti oleh pusat kajian serupa di The Australian National University (ANU), dan di beberapa universitas lainnya.

Kedua perintis ini --Kahin dan Feith-- dikenal bukan saja sebagai ilmuwan, tetapi juga sebagai ilmuwan yang berpihak kepada Indonesia saat itu, keberpihakan yang dilandasi spirit pro-kebebasan dan kemerdekaan sekaligus spirit anti-diskriminasi dan anti-kolonialisme.

Semoga spirit itu masih ada saat ini.

Siapapun yang belajar tentang politik di Indonesia pasti membaca buku karya Kahin, yang terbit sesaat setelah kemerdekaan Indonesia. Buku klasik itu berasal dari riset untuk disertasinya, NATIONALISM AND REVOLUTION IN INDONESIA (1951).

Kahin melakukan risetnya di Indonesia pada fase genting 1948-1950. Tapi selain riset akademis, Kahin secara pribadi saat itu ikut terlibat membantu perjuangan kemerdekaan Indonesia. Atas jasanya itu, pemerintah Indonesia menganugerahkan bintang jasa Pratama kepada Kahin pada tahun 1991.

***