Balada Camat dan Video Porno

Inilah "olah raga" ekstrim dalam rumah tangga yang penuh tantangan dan resiko. Nikmatnya luar biasa tapi malunya juga luar biasa atau sebanding.

Selasa, 3 Desember 2019 | 06:48 WIB
0
297
Balada Camat dan Video Porno
Ilustrasi video porno (Foto: Kumparan.com)

Kita mungkin pernah salah kirim dalam menggunakan media sosial seperti aplikasi WhatsApp atau WA. Mau mengirim tulisan atau foto ke A keliru terkirim ke B.

Kalau isi tulisan atau foto atau gambar itu  biasa saja dan tidak ada muatan pornografi atau mesum tidak jadi soal. Tinggal mintah maaf tadi salah kirim. Tapi kalau yang dikirim ke WA tulisan yang bersifat rayuan asmara atau foto atau gambar yang yang bersifat mesum atau pornografi, tentu akan menimbulkan masalah atau rasa malu yang sangat.

Misal seorang suami mau mengirim WA yang isinya  rayuan asmara atau foto syur atau seronok ke selingkuhanya dan ternyata salah kirim ke WA istrinya atau sebaliknya. Kalau ini terjadi-sama saja bunuh diri. Kisah petualangan asmaranya terbongkar hanya masalah sepele yaitu salah kirim. Terlalu cepet mencet atau kesusu. Dan kejadian seperti ini banyak terjadi dalam konflik rumah tangga atau yang masih dalam menjalin hubungan atau pacaran.

Bahkan berdasarkan penelitian dari sepuluh kasus perserlingkuhan, delapan kasus perselingkuhan terbongkar atau diketahui dari smartphone-baik melalui chat WA atau FB dan SMS.

Makanya baik suami atau laki dan istri atau wanita-lebih takut ketinggalan smartphone-nya dibanding ketinggalan dompetnya. Dulu lebih takut ketinggalan dompetnya. Tapi sekarang takut ketinggalan smartphone atau handphone-nya. Kerena gara-gara ketinggalan smartphone atau HP kasus perselingkuhan bisa terbongkar atau diketahui.

Nah, baru-baru ini ada Camat Karangtengah, Kapubaten Wonogiri yaitu Sunarto (55) salah mengunggah video mesum atau "Yes Ohh No" ke status WA-nya. Patut diduga video "Yes Ohh No" tersebut mau dikirim ke pasangan dalam video tersebut. Karena salah pencet, eeh masuk ke status Wa-nya.

Ia baru menyadari setelah teman-temannya memberi tahu sang Camat tersebut. Akhirnya jadi konsumsi masyarat atau publik video "Yes Oh No"-nya itu. Video yang begini yang bisa menyatukan umat tak memandang bermoral atau tidak bermoral,punya agama atau tidak.

Karier yang sudah dirintis hancur seketika dan menanggung rasa malu. Bahkan menjadi tersangka Polda Jateng dan mendekam di balik jeruji besi-tidak bisa "Yes Ohh No" lagi dengan pasangan selingkuhannya. Tentu Istri dan anak juga akan menanggung malu, apalagi menjadi Camat di sebuah kabupaten di Jawa. Sebutannya saja pak Camat yang begitu dihargai atau terhormat.

Inilah olah raga ekstrim dalam rumah tangga yang penuh tantangan dan resiko. Nikmatnya luar biasa tapi malunya juga luar biasa atau sebanding.

Pria punya selera. Laki-laki sejati adalah menyukai tantangan.

Tantangan apa dulu...

***