Pangkalpinang – Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyebutkan tiga dari 393 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah tersebut telah mulai beroperasi dan berperan dalam mendistribusikan kebutuhan pokok masyarakat, termasuk sembako dan LPG tiga kilogram.
"Saat ini sudah ada tiga KDKMP sudah menjual berbagai kebutuhan pokok warga mulai beras, gula pasir, minyak goreng dan LPG tiga kilogram," kata Fungsional Pengawas Koperasi Diskop dan UKM Provinsi Kepulauan Babel, Yulita.
Ia menjelaskan, tiga KDKMP yang telah beroperasi itu yakni KDKMP Namang di Kabupaten Bangka Tengah, KDKMP Keciput di Kabupaten Belitung, serta KDKMP Seliu di Kabupaten Belitung.
Menurut dia, keberadaan KDKMP menjadi salah satu upaya strategis pemerintah dalam memperkuat rantai distribusi kebutuhan pokok di tingkat desa, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh barang kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.
"KDKMP menggunakan fasilitas pemerintah desa membuka gerai dalam beroperasi, sehingga dapat memutus mata rantai pendistribusian berbagai kebutuhan pokok warga desa tersebut," katanya.
Dalam penguatan operasional koperasi, Yulita menyebutkan bahwa KDKMP di tiga desa tersebut juga telah menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan BUMN di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, seperti Bulog, ID Food, Pertamina, Pupuk Indonesia, PT Pos Indonesia, PT Timah, dan mitra lainnya.
Kemitraan tersebut diharapkan dapat memperkuat pasokan barang, menjaga ketersediaan kebutuhan pokok, serta mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa melalui jalur distribusi yang lebih efisien.
"Melalui upaya terpadu ini, KDKMP diharapkan mampu menjadi instrumen strategis dalam memperkuat ekonomi desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong pemerataan pembangunan di daerah ini," katanya.
Lebih lanjut, Yulita menargetkan dalam waktu dekat akan ada tambahan 76 KDKMP di Kepulauan Babel yang segera beroperasi mendistribusikan berbagai kebutuhan pokok. Hal ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga barang kebutuhan masyarakat desa menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha tahun ini.
"Saat ini sebanyak 76 KDKMP ini sedang membangun gerai dan diharapkan gerai ini cepat selesai untuk mendistribusikan berbagai kebutuhan masyarakat desa," pungkasnya. #
Welcome Citizen Polite!
Setelah melalui perjalanan cukup panjang sebagai website warga menulis politik yang ekslusif, kini PepNews terbuka untuk publik.
Para penulis warga yang memiliki minat dan fokus pada dunia politik mutakhir Tanah Air, dapat membuat akun dan mulai menuangan ide, pandangan, gagasan, opini, analisa maupun riset dalam bentuk narasi politik yang bernas, tajam, namun tetap sopan dalam penyampaian.
Wajah berganti, tampilan lebih “friendly”, nafas tetaplah sama. Perubahan ini bukan hanya pada wajah dan rupa tampilan, tetapi berikut jeroannya.
Apa makna dan konsekuensi “terbuka untuk publik”?
Maknanya, PepNews akan menjadi web portal warga yang tertarik menulis politik secara ringan, disampaikan secara bertutur, sebagaimana warga bercerita tentang peristiwa politik mutakhir yang mereka alami, lihat dan rasakan.
Konsekuensinya, akan ada serangkaian aturan adimistratif dan etis bagi warga yang bergabung di PepNews. Aturan paling mendasar adalah setiap penulis wajib menggunakan identitas asli sesuai kartu keterangan penduduk. Demikian juga foto profil yang digunakan.
Kewajiban menggunakan identitas asli berikut foto profil semata-mata keterbukaan itu sendiri, terlebih untuk menghindari fitnah serta upaya melawan hoax.
Terkait etis penulisan, setiap penulis bertanggung jawab terhadap apa yang ditulisnya dan terhadap gagasan yang dipikirkannya.
Penulis lainnya yang tergabung di PepNews dan bahkan pembaca umumnya, terbuka memberi tanggapan berupa dukungan maupun bantahan terhadap apa yang ditulisnya. Interaktivitas antarpenulis dan antara pembaca dengan penulis akan terbangun secara wajar.
Agar setiap tulisan layak baca, maka dilakukan “filtering” atau penyaringan tulisan berikut keterangan yang menyertainya seperti foto, video dan grafis sebelum ditayangkan.
Proses penyaringan oleh administrator atau editor dilakukan secepat mungkin, sehingga diupayakan dalam waktu paling lambat 1x24 jam sebuah tulisan warga sudah bisa ditayangkan.
Dengan mulai akan mengudaranya v2 (versi 2) PepNews ini, maka tagline pun berubah dari yang semula “Ga Penting Tapi Perlu” menjadi CITIZEN POLITE: “Write It Right!”
Mari Bergabung di PepNews dan mulailah menulis politik!
Pepih Nugraha,
CEO PepNews