BLT dari Luar Negri per Orang 15 Juta, Wakapolda Maluku Minta Cek Bantuan Tersebut

Mekanisme pemberian bantuan ini akan dilakukan setelah YAB bekerjasama dengan pemerintah daerah, sehingga data yang diterima untuk memberikan bantuan itu akurat dan tepat sasaran

Rabu, 28 April 2021 | 06:24 WIB
0
21
BLT dari Luar Negri per Orang  15 Juta, Wakapolda Maluku Minta Cek Bantuan Tersebut
Wakapolda Ambon, Brigjen Jan de Fretes (dok. ANTARA)

Menjadi penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) adalah hal yang sangat diharapkan oleh masyarakat apalagi dalam jumlah besar. BLT yang diberikan oleh Yayasan Anak Bangsa (YAB) 11 provinsi Indonesia Timur sejumlah Rp15 juta per orang berasal dari 6 negara asing.

Dana BLT dalam jumlah besar ini memang menggiurkan. Tapi, yang menjadi tanda tanya. Ada udang di balik batu atau tidak jika warga kita menerimanya? Seperti yang dikemukakan oleh Jenderal bintang satu berdarah asli negeri raja-raja ini.

Wakapolda Maluku Brigjen Jan de Fretes memperingati pengurus YAB 11 provinsi di Indonesia Timur saat kunjungan mereka dimana mereka sekaligus meminta dukungan Polda Maluku untuk pengamanan penyaluran BLT kepada masyarakat.

"Nasionalisme kita harga mati, kita tidak boleh dikacungi mereka. Jangan sampai terlalu banyak data yang mereka terima terkait kemiskinan dan kita didata sebagai negara miskin," kata Wakapolda Jan de Fretes dikutip dari Antara, Ambon, Kamis, 22 April 2021.

 "Bantuan dari enam negara ini agar dicek betul karena tidak mungkin bantuan sebesar itu diberikan tanpa ada maksud, jadi ini agar dicek betul," tegasnya.

Australia, Thailand, Prancis, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan China adalah 6 negara yang mendukung pemberian BLT kepada masyarakat melalui Yayasan Anak Bangsa

Harapan Wakapolda, YAB dapat bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan agar ada yang menjamin kegiatan tersebut benar-benar aman.

"Lakukan kerja sama juga dengan OJK karena semua uang yang masuk harus diketahui OJK," tegas Wakapolda yang pernah menjadi bagian dari OJK.

Dalam audensi tersebut, Sekretaris YAB 11 provinsi Indonesia Timur, Lambert Miru menyampaikan maksud mereka meminta bantuan pengamanan aparat kepolisian untuk penyerahan bantuan langsung tunai kepada masyarakat.

"Kami memiliki program BLT yang akan diberikan kepada empat kategori penerima dari masyarakat antara lain kepala keluarga, anak yatim-piatu dan anak terlantar, disabilitas yang tidak mampu bekerja, serta lansia tidak menikah," jelas dia.

Lambert memaparkan lebih lanjut bahwa mekanisme pemberian bantuan ini akan dilakukan setelah YAB bekerjasama dengan pemerintah daerah, sehingga data yang diterima untuk memberikan bantuan itu akurat dan tepat sasaran.

"Setiap penerima menerima bantuan langsung tunai akan mendapatkan dana sebesar Rp15 juta," tuturnya. Lambert memohon dukungan dan bantuan keamanan dari pihak Polda Maluku dalam pelaksanaan program-program kami," pinta Lambert.

Wakapolda menjawab penyampaian Sekretaris YAB bahwa secara teknis agar YAB dapat berkoordinasi dengan Direktur Binmas Polda Maluku.

***