Sekolah Rakyat Dinilai Efektif Wujudkan Pendidikan Bermutu

Selasa, 31 Maret 2026 | 23:05 WIB
0
0
Sekolah Rakyat Dinilai Efektif Wujudkan Pendidikan Bermutu
Presiden Prabowo Subianto

Oleh : Andhika Rachma

Pemerintah Indonesia terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai terobosan kebijakan di sektor pendidikan. Salah satu program yang kini menjadi perhatian publik adalah Sekolah Rakyat, sebuah inisiatif strategis yang dinilai efektif dalam menghadirkan pendidikan bermutu sekaligus menjawab tantangan ketimpangan akses pendidikan. Dalam konteks pembangunan nasional, kehadiran Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga fondasi jangka panjang dalam menciptakan generasi unggul yang berdaya saing.

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menekankan bahwa sekolah rakyat dibangun untuk masyarakat yang masuk dalam kategori keluarga penerima manfaat dari golongan miskin ekstrem.

Sekolah Rakyat hadir sebagai program afirmatif yang menyasar anak-anak dari keluarga tidak mampu. Program ini memberikan pendidikan secara gratis sepenuhnya, termasuk biaya pendidikan, tempat tinggal, hingga kebutuhan dasar siswa yang ditanggung oleh negara. Hal ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Abdul Mu’ti mengatakan Sekolah Rakyat menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri. Menurutnya, sekolah ini adalah tempat generasi muda tumbuh dan berkembang menjadi bangsa yang hebat. Program Sekolah Rakyat dirancang bagi anak-anak yang sempat terputus dari layanan pendidikan formal agar kembali memperoleh hak belajar secara layak dan bermutu.

Dalam implementasinya, Sekolah Rakyat dirancang dengan konsep sekolah berasrama (boarding school), yang memungkinkan pembinaan siswa dilakukan secara menyeluruh, baik dari aspek akademik maupun karakter. Kurikulum yang diterapkan tidak hanya menitikberatkan pada pembelajaran formal, tetapi juga penguatan nilai-nilai kepemimpinan, nasionalisme, dan keterampilan hidup. Dengan pendekatan ini, siswa tidak hanya dibentuk menjadi cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan kepribadian yang kuat.

Perkembangan program ini menunjukkan progres yang sangat positif. Pada tahun ajaran 2025/2026, Sekolah Rakyat beroperasi di berbagai daerah di Indonesia, dengan puluhan lokasi yang telah siap menjalankan kegiatan belajar mengajar. Bahkan, hingga akhir 2025, pemerintah telah mengoperasikan sekitar 165 Sekolah Rakyat yang mampu menampung ribuan siswa dari berbagai wilayah. Capaian ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memperluas jangkauan program sekaligus memastikan pemerataan akses pendidikan.

Lebih dari sekadar menyediakan pendidikan gratis, Sekolah Rakyat juga dirancang sebagai instrumen strategis untuk memutus rantai kemiskinan. Melalui pendidikan yang berkualitas, anak-anak dari keluarga kurang mampu diberikan kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup mereka di masa depan. 

Efektivitas Sekolah Rakyat juga terlihat dari proses seleksi yang ketat dan tepat sasaran. Calon siswa berasal dari kelompok desil terbawah dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sehingga program ini benar-benar menyentuh kelompok yang paling membutuhkan. Selain itu, seleksi tidak hanya mempertimbangkan aspek ekonomi, tetapi juga motivasi belajar dan potensi siswa, sehingga menghasilkan peserta didik yang memiliki semangat tinggi untuk berkembang.

Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Achmad Tjachja Nugraha, menilai kehadiran Sekolah Rakyat menunjukkan peran aktif negara dalam mengurangi ketimpangan Pendidikan. Di sisi lain, kualitas tenaga pendidik juga menjadi perhatian utama dalam program ini. Guru yang direkrut merupakan tenaga profesional yang telah melalui pendidikan dan pelatihan khusus, serta memiliki empati sosial yang tinggi. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya berjalan secara efektif, tetapi juga mampu membangun hubungan yang positif antara guru dan siswa. 

Keunggulan lain dari Sekolah Rakyat adalah integrasi pembelajaran dengan keterampilan masa depan. Siswa diperkenalkan dengan berbagai kompetensi seperti coding, keamanan siber, dan data sains, yang sangat relevan dengan kebutuhan era digital. Hal ini menunjukkan bahwa program ini tidak hanya fokus pada pemerataan akses, tetapi juga pada peningkatan kualitas pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dukungan lintas sektor juga menjadi faktor kunci keberhasilan program ini. Sekolah Rakyat merupakan hasil kolaborasi antara berbagai kementerian, pemerintah daerah, hingga pihak swasta. Sinergi ini memungkinkan pelaksanaan program berjalan lebih efektif dan terintegrasi, mulai dari penyediaan infrastruktur, kurikulum, hingga pembinaan siswa. 

Dalam perspektif yang lebih luas, Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Dengan meningkatkan kualitas pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan, Indonesia dapat membangun generasi yang lebih produktif, inovatif, dan berdaya saing global. Program ini juga menjadi bukti bahwa pembangunan manusia menjadi prioritas utama dalam kebijakan nasional.

Dengan berbagai capaian dan keunggulan yang dimiliki, Sekolah Rakyat layak dinilai sebagai salah satu inovasi pendidikan yang efektif dalam mewujudkan pendidikan bermutu. Program ini tidak hanya memberikan harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga menjadi investasi penting bagi masa depan bangsa. Melalui pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berorientasi masa depan, Sekolah Rakyat membuktikan bahwa setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita dan berkontribusi bagi kemajuan negeri.

)* Pengamat Kebijakan Publik