Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama periode libur Lebaran melalui penerapan skema paket bundling.
Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran BGN Nomor 3 Tahun 2026 yang mengatur penyesuaian penyaluran program selama masa libur panjang. Penyesuaian ini mencakup penerapan skema paket bundling untuk siswa sekolah dan keberlanjutan distribusi bagi kelompok rentan lainnya.
Skema bundling memungkinkan penyaluran makanan dilakukan dalam bentuk paket yang dapat mencakup beberapa hari sekaligus, sehingga distribusi tetap efisien tanpa mengurangi kualitas maupun standar gizi yang telah ditetapkan.
Adapun langkah ini diambil untuk menjaga keberlanjutan layanan sekaligus memastikan penerima manfaat tetap memperoleh akses makanan bergizi meskipun berada dalam periode libur dan cuti bersama.
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menjelaskan paket bundling MBG tersebut akan didistribusikan kepada para penerima manfaat, yaitu satu paket makanan sehat reguler ditambah tiga paket bundling.
“Pendistribusiannya dilakukan pada hari terakhir pendistribusian sebelumnya, berupa satu paket kemasan makanan sehat ditambah tiga paket bundling kemasan sehat. Setelah selesai masa libur Lebaran, distribusi normal akan kembali berjalan,” kata Dadan.
Dadan juga mengingatkan agar seluruh mitra SPPG berperan aktif melakukan sosialiasi kepada penerima manfaat terkait mekanisme penyimpanan paket bundling. Menurutnya, paket tersebut hanya diperuntukkan bagi kebutuhan maksimal tiga hari sehingga perlu dipahami dengan baik oleh penerima manfaat.
“SPPG wajib menyampaikan edukasi singkat mengenai cara penyimpanan dan konsumsi bertahap paket bundling maksimal tiga hari. Sekaligus penegasan bahwa paket adalah khusus untuk sasaran penerima manfaat MBG,” ujar Dadan.
Penerapan skema paket bundling ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan distribusi program MBG di tengah penyesuaian aktivitas selama periode libur Lebaran.
Melalui mekanisme tersebut, pemerintah berupaya memastikan para penerima manfaat tetap memperoleh asupan makanan bergizi tanpa terhambat oleh perubahan jadwal operasional layanan. Kebijakan ini sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas pelayanan publik agar tetap berjalan optimal meskipun berada dalam masa libur panjang.
Welcome Citizen Polite!
Setelah melalui perjalanan cukup panjang sebagai website warga menulis politik yang ekslusif, kini PepNews terbuka untuk publik.
Para penulis warga yang memiliki minat dan fokus pada dunia politik mutakhir Tanah Air, dapat membuat akun dan mulai menuangan ide, pandangan, gagasan, opini, analisa maupun riset dalam bentuk narasi politik yang bernas, tajam, namun tetap sopan dalam penyampaian.
Wajah berganti, tampilan lebih “friendly”, nafas tetaplah sama. Perubahan ini bukan hanya pada wajah dan rupa tampilan, tetapi berikut jeroannya.
Apa makna dan konsekuensi “terbuka untuk publik”?
Maknanya, PepNews akan menjadi web portal warga yang tertarik menulis politik secara ringan, disampaikan secara bertutur, sebagaimana warga bercerita tentang peristiwa politik mutakhir yang mereka alami, lihat dan rasakan.
Konsekuensinya, akan ada serangkaian aturan adimistratif dan etis bagi warga yang bergabung di PepNews. Aturan paling mendasar adalah setiap penulis wajib menggunakan identitas asli sesuai kartu keterangan penduduk. Demikian juga foto profil yang digunakan.
Kewajiban menggunakan identitas asli berikut foto profil semata-mata keterbukaan itu sendiri, terlebih untuk menghindari fitnah serta upaya melawan hoax.
Terkait etis penulisan, setiap penulis bertanggung jawab terhadap apa yang ditulisnya dan terhadap gagasan yang dipikirkannya.
Penulis lainnya yang tergabung di PepNews dan bahkan pembaca umumnya, terbuka memberi tanggapan berupa dukungan maupun bantahan terhadap apa yang ditulisnya. Interaktivitas antarpenulis dan antara pembaca dengan penulis akan terbangun secara wajar.
Agar setiap tulisan layak baca, maka dilakukan “filtering” atau penyaringan tulisan berikut keterangan yang menyertainya seperti foto, video dan grafis sebelum ditayangkan.
Proses penyaringan oleh administrator atau editor dilakukan secepat mungkin, sehingga diupayakan dalam waktu paling lambat 1x24 jam sebuah tulisan warga sudah bisa ditayangkan.
Dengan mulai akan mengudaranya v2 (versi 2) PepNews ini, maka tagline pun berubah dari yang semula “Ga Penting Tapi Perlu” menjadi CITIZEN POLITE: “Write It Right!”
Mari Bergabung di PepNews dan mulailah menulis politik!
Pepih Nugraha,
CEO PepNews