Pada masa ini kita sedang berada di dalam dunia yang sangat terbuka (open world) yang berarti keterbukaan interaksi telah terjadi dan melampaui batas-batas negara. Ditambah instrumen media saat ini kian membuat hubungan antara sesama dapat terjadi secara langsung tanpa perlu kontak fisik. Hal ini disebabkan karena media komunikasi sudah sangat maju dan beragam bentuknya.
Pada akhirnya hal ini berimbas pada derasnya arus informasi yang hadir kemudian menembus batas-batas nilai ekonomi, budaya, politik, dan hukum. Kita bisa berselancar disamudera informasi (open source informasi), namun hati hati jangan sampai tergelincir. Karena ini semua menyebabkan kita berada dalam efek media yang mempengaruhi pola pikir dan realitas sosial. Jangan sampai otak pikiran kita dirasuki betita berita yang disinformasi alias hoax.
Selain itu, perkembangan media saat ini pun memberikan asumsi bahwa media memiliki kekuatan pengaruh yang kuat, khususnya dalam mengkonstruksi gambaran khalayak mengenai realitas sosial.
Namun perlu di garisbawahi bahwa perkembangan ini pun memiliki nilai positif, karena mampu berperan penting dalam pembangunan demokrasi dan meneguhkan kebebasan. Media akhirnya mampu memberikan kontrol yang cukup besar dan membangun kesadaran secara kolektif. Sepanjang dilakukan dengan bertanggung jawab.
Kondisi tersebut diatas direspins secara cerdas oleh Presiden RI terpilih Joko Widodo yang langsung mengintruksikan para menterinya di Kabinet Indonesia Maju untuk menciptakan sebuah sistem yang dapat menutup celah terjadinya tindakan korupsi.
Kemudian Presiden juga meminta jajarannya untuk bekerja cepat, keras, dan produktif. Tak lupa, ia pun mengingatkan kabinetnya untuk bekerja berorientasi pada hasil nyata dan selalu cek masalah di lapangan lalu menemukan solusinya.
Poin di atas inilah yang harus terus dikawal oleh jagat media. Sebab, selain berperan dalam menyampaikan berita dan informasi, media juga harus berperan sebagai pengontrol dan pengawas tatanan pemerintahan agar visi dan misi pemerintah dalm membangun bangsa dapat terus terjaga dan sesuai dengan jalur yang ada.
Dengan kata lain media juga punya tanggung jawab dalam menyukseskan kepentingan nasional bangsanya. Untuk itu Diperlukan Peran Kongkret Media Untuk Suksesnya Indonesia Maju menuju kemajuan bangsa.
***
Welcome Citizen Polite!
Setelah melalui perjalanan cukup panjang sebagai website warga menulis politik yang ekslusif, kini PepNews terbuka untuk publik.
Para penulis warga yang memiliki minat dan fokus pada dunia politik mutakhir Tanah Air, dapat membuat akun dan mulai menuangan ide, pandangan, gagasan, opini, analisa maupun riset dalam bentuk narasi politik yang bernas, tajam, namun tetap sopan dalam penyampaian.
Wajah berganti, tampilan lebih “friendly”, nafas tetaplah sama. Perubahan ini bukan hanya pada wajah dan rupa tampilan, tetapi berikut jeroannya.
Apa makna dan konsekuensi “terbuka untuk publik”?
Maknanya, PepNews akan menjadi web portal warga yang tertarik menulis politik secara ringan, disampaikan secara bertutur, sebagaimana warga bercerita tentang peristiwa politik mutakhir yang mereka alami, lihat dan rasakan.
Konsekuensinya, akan ada serangkaian aturan adimistratif dan etis bagi warga yang bergabung di PepNews. Aturan paling mendasar adalah setiap penulis wajib menggunakan identitas asli sesuai kartu keterangan penduduk. Demikian juga foto profil yang digunakan.
Kewajiban menggunakan identitas asli berikut foto profil semata-mata keterbukaan itu sendiri, terlebih untuk menghindari fitnah serta upaya melawan hoax.
Terkait etis penulisan, setiap penulis bertanggung jawab terhadap apa yang ditulisnya dan terhadap gagasan yang dipikirkannya.
Penulis lainnya yang tergabung di PepNews dan bahkan pembaca umumnya, terbuka memberi tanggapan berupa dukungan maupun bantahan terhadap apa yang ditulisnya. Interaktivitas antarpenulis dan antara pembaca dengan penulis akan terbangun secara wajar.
Agar setiap tulisan layak baca, maka dilakukan “filtering” atau penyaringan tulisan berikut keterangan yang menyertainya seperti foto, video dan grafis sebelum ditayangkan.
Proses penyaringan oleh administrator atau editor dilakukan secepat mungkin, sehingga diupayakan dalam waktu paling lambat 1x24 jam sebuah tulisan warga sudah bisa ditayangkan.
Dengan mulai akan mengudaranya v2 (versi 2) PepNews ini, maka tagline pun berubah dari yang semula “Ga Penting Tapi Perlu” menjadi CITIZEN POLITE: “Write It Right!”
Mari Bergabung di PepNews dan mulailah menulis politik!
Pepih Nugraha,
CEO PepNews