JAKARTA — Generasi Z tercatat sebagai kelompok usia dengan tingkat kepuasan tertinggi terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Temuan ini terungkap dalam survei nasional yang dirilis Indikator Politik Indonesia, yang menunjukkan kuatnya dukungan anak muda terhadap pemerintahan saat ini melalui kebijakan yang dinilai konkret dan berdampak langsung.
Peneliti utama sekaligus pendiri Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menjelaskan bahwa berdasarkan segmentasi usia, Generasi Z menempati posisi paling tinggi dalam hal kepuasan terhadap kinerja Presiden. “Kalau kita lihat berdasarkan generasi, Gen Z itu yang paling tinggi tingkat kepuasannya,” ujar Burhanuddin saat memaparkan hasil survei secara daring.
Ia mengungkapkan, ketika responden Generasi Z yang menyatakan puas diminta menjelaskan alasannya, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi jawaban yang paling sering muncul. Menurut Burhanuddin, program tersebut dipersepsikan sebagai kebijakan yang sederhana, jelas, dan manfaatnya bisa langsung dirasakan. “Dan ketika ditanya apa yang membuat mereka puas, salah satu yang paling sering disebut itu adalah Program Makan Bergizi Gratis,” katanya.
Selain MBG, Generasi Z juga memberikan penilaian positif terhadap agenda pemberantasan korupsi serta berbagai program bantuan pemerintah yang berjalan sepanjang 2025. Burhanuddin menilai, kombinasi kebijakan sosial yang konkret dan pesan politik yang mudah dipahami menjadi faktor penting tingginya kepuasan generasi muda. “Bagi Gen Z, program yang dampaknya langsung itu lebih diapresiasi,” ujarnya.
Secara umum, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo mencapai 79,9 persen. Survei ini dilakukan pada 15–21 Januari 2026 atau sekitar satu tahun tiga bulan setelah Presiden Prabowo dilantik. Wawancara tatap muka dilakukan terhadap 1.220 responden dengan metode simple random sampling dan margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Hasil survei tersebut mendapat tanggapan dari Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Eddy Soeparno. Ia menilai angka kepuasan tersebut tergolong tinggi dan mencerminkan respons positif masyarakat terhadap kebijakan Presiden Prabowo di tengah ketidakpastian ekonomi global.
“Di tengah dinamika politik global dan kondisi ekonomi yang penuh tantangan, kebijakan Presiden Prabowo mendapatkan respons yang baik. Tentu ke depan masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki, tetapi hasil survei ini menunjukkan kebijakan presiden sudah on the right track,” kata Eddy.
Eddy juga menyoroti sambutan positif publik terhadap program MBG serta program sekolah rakyat. Menurutnya, komitmen pemerintah untuk memastikan hak dasar masyarakat, terutama gizi dan pendidikan anak, merupakan amanat konstitusi yang harus terus dijaga. Ia menegaskan, hasil survei Indikator menjadi masukan penting agar kebijakan pemerintah semakin tepat sasaran dan berdampak nyata bagi kesejahteraan rakyat.
Welcome Citizen Polite!
Setelah melalui perjalanan cukup panjang sebagai website warga menulis politik yang ekslusif, kini PepNews terbuka untuk publik.
Para penulis warga yang memiliki minat dan fokus pada dunia politik mutakhir Tanah Air, dapat membuat akun dan mulai menuangan ide, pandangan, gagasan, opini, analisa maupun riset dalam bentuk narasi politik yang bernas, tajam, namun tetap sopan dalam penyampaian.
Wajah berganti, tampilan lebih “friendly”, nafas tetaplah sama. Perubahan ini bukan hanya pada wajah dan rupa tampilan, tetapi berikut jeroannya.
Apa makna dan konsekuensi “terbuka untuk publik”?
Maknanya, PepNews akan menjadi web portal warga yang tertarik menulis politik secara ringan, disampaikan secara bertutur, sebagaimana warga bercerita tentang peristiwa politik mutakhir yang mereka alami, lihat dan rasakan.
Konsekuensinya, akan ada serangkaian aturan adimistratif dan etis bagi warga yang bergabung di PepNews. Aturan paling mendasar adalah setiap penulis wajib menggunakan identitas asli sesuai kartu keterangan penduduk. Demikian juga foto profil yang digunakan.
Kewajiban menggunakan identitas asli berikut foto profil semata-mata keterbukaan itu sendiri, terlebih untuk menghindari fitnah serta upaya melawan hoax.
Terkait etis penulisan, setiap penulis bertanggung jawab terhadap apa yang ditulisnya dan terhadap gagasan yang dipikirkannya.
Penulis lainnya yang tergabung di PepNews dan bahkan pembaca umumnya, terbuka memberi tanggapan berupa dukungan maupun bantahan terhadap apa yang ditulisnya. Interaktivitas antarpenulis dan antara pembaca dengan penulis akan terbangun secara wajar.
Agar setiap tulisan layak baca, maka dilakukan “filtering” atau penyaringan tulisan berikut keterangan yang menyertainya seperti foto, video dan grafis sebelum ditayangkan.
Proses penyaringan oleh administrator atau editor dilakukan secepat mungkin, sehingga diupayakan dalam waktu paling lambat 1x24 jam sebuah tulisan warga sudah bisa ditayangkan.
Dengan mulai akan mengudaranya v2 (versi 2) PepNews ini, maka tagline pun berubah dari yang semula “Ga Penting Tapi Perlu” menjadi CITIZEN POLITE: “Write It Right!”
Mari Bergabung di PepNews dan mulailah menulis politik!
Pepih Nugraha,
CEO PepNews