Jakarta - Pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memperketat pengawasan stok dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi di tengah peningkatan aktivitas dan mobilitas, khususnya menjelang arus mudik dan balik Lebaran.
Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menyampaikan bahwa kontrol ketat dilakukan terhadap ketersediaan dan penyaluran BBM di seluruh wilayah Indonesia.
“Kami melakukan kontrol ketat ketersediaan dan penyaluran BBM selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1447 H. Berdasarkan realisasi hingga saat ini, insya Allah stok BBM aman dan terkendali,” kata Wahyudi.
Menurutnya, pengawasan akan diintensifkan melalui koordinasi lintas sektor serta pemantauan langsung ke lapangan agar distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.
Upaya pengamanan pasokan juga dilakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga dengan mengantisipasi wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami lonjakan mobilitas selama mudik. Perusahaan memetakan sejumlah klaster utama seperti jalur tol Trans Jawa, jalur alternatif, kawasan tol strategis, hingga destinasi wisata.
“Peningkatan konsumsi BBM diprediksi terjadi di sejumlah klaster utama, antara lain klaster tol Trans Jawa dengan konsumsi diperkirakan naik 25–30 persen dibandingkan hari biasa. Titik spesifik yang harus diwaspadai yaitu Cipali (Subang–Indramayu), Semarang–Solo (Boyolali), dan titik pertemuan Solo–Yogyakarta (Colomadu),” ujarnya.
Selain itu, perhatian juga diberikan pada lintasan penyeberangan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk, serta daerah tujuan akhir pemudik seperti Yogyakarta, Solo Raya, Surabaya, Malang Raya, Banyumas, dan Bandung.
“Strategi pengendalian disiapkan untuk mencegah kelangkaan maupun antrean panjang,” jelasnya.
Pertamina juga menyiapkan penguatan stok di depot penyangga, SPBU modular di jalur tol dan kawasan wisata, serta layanan motoris untuk menjangkau kendaraan di titik kemacetan.
Di wilayah timur Indonesia, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tenggara telah menyiapkan langkah strategis guna menjamin pasokan Gasoline, BBM, LPG 3 kilogram, dan minyak tanah selama Ramadan dan Idulfitri. Sales Area Manager Retail Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Agus Surya Pranata mengatakan,
“Ini sebagai bagian dari upaya dalam pengamanan pasokan. Pertamina juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Forkopimda, perbankan, serta instansi terkait untuk menjaga kelancaran BBM dan LPG di wilayah Sultra,” imbuhnya.
Sementara itu, Helmi Hasan, Gubernur Bengkulu, menegaskan pasokan BBM bersubsidi di wilayahnya dalam kondisi aman dan terkendali.
“Kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan BBM dengan mudah, tanpa harus mengantre panjang atau khawatir kehabisan stok. Itu komitmen kami,” tegas Helmi.
Dengan pengawasan ketat dan koordinasi lintas pihak, pemerintah optimistis kebutuhan energi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri dapat terpenuhi secara optimal. (*)
Welcome Citizen Polite!
Setelah melalui perjalanan cukup panjang sebagai website warga menulis politik yang ekslusif, kini PepNews terbuka untuk publik.
Para penulis warga yang memiliki minat dan fokus pada dunia politik mutakhir Tanah Air, dapat membuat akun dan mulai menuangan ide, pandangan, gagasan, opini, analisa maupun riset dalam bentuk narasi politik yang bernas, tajam, namun tetap sopan dalam penyampaian.
Wajah berganti, tampilan lebih “friendly”, nafas tetaplah sama. Perubahan ini bukan hanya pada wajah dan rupa tampilan, tetapi berikut jeroannya.
Apa makna dan konsekuensi “terbuka untuk publik”?
Maknanya, PepNews akan menjadi web portal warga yang tertarik menulis politik secara ringan, disampaikan secara bertutur, sebagaimana warga bercerita tentang peristiwa politik mutakhir yang mereka alami, lihat dan rasakan.
Konsekuensinya, akan ada serangkaian aturan adimistratif dan etis bagi warga yang bergabung di PepNews. Aturan paling mendasar adalah setiap penulis wajib menggunakan identitas asli sesuai kartu keterangan penduduk. Demikian juga foto profil yang digunakan.
Kewajiban menggunakan identitas asli berikut foto profil semata-mata keterbukaan itu sendiri, terlebih untuk menghindari fitnah serta upaya melawan hoax.
Terkait etis penulisan, setiap penulis bertanggung jawab terhadap apa yang ditulisnya dan terhadap gagasan yang dipikirkannya.
Penulis lainnya yang tergabung di PepNews dan bahkan pembaca umumnya, terbuka memberi tanggapan berupa dukungan maupun bantahan terhadap apa yang ditulisnya. Interaktivitas antarpenulis dan antara pembaca dengan penulis akan terbangun secara wajar.
Agar setiap tulisan layak baca, maka dilakukan “filtering” atau penyaringan tulisan berikut keterangan yang menyertainya seperti foto, video dan grafis sebelum ditayangkan.
Proses penyaringan oleh administrator atau editor dilakukan secepat mungkin, sehingga diupayakan dalam waktu paling lambat 1x24 jam sebuah tulisan warga sudah bisa ditayangkan.
Dengan mulai akan mengudaranya v2 (versi 2) PepNews ini, maka tagline pun berubah dari yang semula “Ga Penting Tapi Perlu” menjadi CITIZEN POLITE: “Write It Right!”
Mari Bergabung di PepNews dan mulailah menulis politik!
Pepih Nugraha,
CEO PepNews