Gelora, Ketika Kerjasama sebagai Keharusan

Panasnya perbedaan pendapat antara kita tidak boleh membuat nalar kita nyasar lalu kita membuang prinsip saling menghargai satu sama lain. Inilah ciri bangsa besar.

Kamis, 22 Desember 2022 | 08:03 WIB
0
50
Gelora, Ketika Kerjasama sebagai Keharusan
Partai Gelora (Foto: Tengku Z. Usman)

Salah satu hal yang kami yakini di partai Gelora adalah. Prinsip kolaborasi mutlak.

Partai Gelora akan bekerjasama dengan siapapun dan dengan partai apapun. Tanpa kecuali.

Karena cita cita menjadikan Indonesia 5 besar dunia adalah sebuah goal besar. Kita tidak akan mampu mencapainya sendirian.

Semua anak bangsa harus bahu membahu menjadikan Indonesia maju, dan rakyat yang lebih baik di segala bidang.

Negara ini tidak mampu diurus sendirian, Indonesia akan punya penduduk 350 juta jiwa pada 2035 mendatang. Dengan semua kompleksitas masalahnya.

Jika kita benar sayang kepada negara ini, kita harus membuang ego pribadi dan golongan. Lalu menatap hari esok yang lebih baik bersama seluruh anak bangsa.

Jika kita benar jujur ingin melihat Indonesia lebih baik, maka kita harus bisa mengalahkan ego kita dan saling berangkulan menatap Indonesia yang lebih berjaya.

Indonesia hanya akan maju dan mampu mengejar ketertinggalan kita di berbagai bidang, dengan kolaborasi dan saling memegang erat tangan anak bangsa satu sama lain.

Karena jika kita lemah dari dalam, Mustahil kita akan kuat di mata orang luar. Mustahil kita akan kuat dan berwibawa. Mustahil kita akan naik kelas.

Perpecahan bangsa harus dihindari. Karena kehancuran kita sebenarnya diinginkan oleh semua kekuatan dunia saat ini.

Maka dengan realitas posisi Indonesia di tataran global saat ini yang masih lemah. Dengan kondisi bangsa kita yang saat ini masih terpecah.

Tidak ada jalan keluar kecuali menata kembali mindset kolaboratif kita dengan semua pihak untuk mencari jalan tengah demi kebaikan Indonesia.

Partai Gelora siap bekerjasama dan saling rangkul dengan siapapun. Baik dengan kekuatan kekuatan politik yang ada, terutama dengan seluruh rakyat.

Dengan PDIP ayo, dengan PSI ok, dengan PKB siap, dengan Perindo welcome, dengan Gerindra dan Golkar siap. Apalagi dengan PKS. Special welcome. Sudah wajib saling merangkul dan saling berjiwa besar untuk bisa terus bekerjasama.

Panasnya perbedaan pendapat antara kita tidak boleh membuat nalar kita nyasar lalu kita membuang prinsip saling menghargai satu sama lain. Inilah ciri bangsa besar.

Dengan siapapun siap. Dengan kekuatan apapun ok. Karena perbedaan pendapat tidak mengharuskan kita untuk terus berlaku kerdil yang akan merugikan bangsa kita.

Itu sikap kami, kalau soal sikap orang lain terhadap kami. Itu terserah mereka masing-masing. Kami hanya menjelaskan positioning kami. Bahwa tangan kami terbuka untuk semua rakyat Indonesia.

Gelorakan kolaborasi, gelorakan partisipasi. Gelorakan semangat Indonesia.

Tengku Zulkifli Usman