Misi Diplomatik Trilateral Rusia-Turki-Iran

Kerjasama ketiga negara ini diyakini akan membawa banyak perubahan Geopolitik kedepan sebagai kekuatan challenger terhadap kekuatan AS dkk.

Minggu, 24 Juli 2022 | 18:23 WIB
0
54
Misi Diplomatik Trilateral Rusia-Turki-Iran
Hubungan Trilateral Iran-Turki-Rusisa (Foto: kompas.com)

Putin, Erdogan, dan Raisi ketemu bareng dalam misi diplomatik trilateral.

Putin dan Erdogan menuju Iran bukan untuk basa basi. Pertemuan ketiga pemimpin negara ini dalam analisis saya akan membawa banyak perubahan geopolitik terutama di timur tengah khususnya, dan umumnya di Eropa.

Erdogan dan Putin akan menjadi lawan berat AS dan NATO di timur tengah di tengah Krisis geopolitik saat ini.

Sangat jelas pertemuan ini untuk memblok langkah AS dan NATO di Timur Tengah pasca kunjungan Biden ke Arab Saudi beberapa hari lalu.

Kunjungan Putin ke Iran yang di lakukan di tengah perang Rusia di Ukraina melawan AS dan NATO ini adalah agenda mendesak.

Ini adalah perjalanan kedua Putin ke luar negeri sejak Rusia menginvasi Ukraina, dan kunjungan Putin ini di saat 52% tanah Ukraina saat ini berhasil diintegrasikan menjadi bagian dari negara Rusia.

Seperti diketahui, Iran, Turki, dan Rusia saat ini sama sama punya hubungan tidak baik dengan AS dan NATO terutama.

Iran punya masalah nuklir, Turki punya masalah S400, dan Rusia memang secara de facto sedang berperang dengan AS saat ini di Ukraina.

Kerjasama ketiga negara ini diyakini akan membawa banyak perubahan Geopolitik kedepan sebagai kekuatan challenger terhadap kekuatan AS dkk.

Iran, Rusia, Turki hanya berada di depan layar. Tapi dibelakang mereka ada China yang secara serius mensupport mereka untuk terus menchallenge AS.

Di sini saya kembali melihat visi leadership Erdogan yang luar biasa. Jaga hubungan dengan NATO, main belakang dengan Iran dan Rusia. Terus mepet dengan China yang sudah menjadi kekuatan powerfull.

Setelah pertemuan ketiga tokoh ini, apalagi Putin dan Erdogan juga menemui Khamenei. Isu yang dibahas sudah pasti sangat serius.

Saya memprediksi, jika semua butir butir kesepakatan di pertemuan ini nanti dapat dilaksanakan dengan baik di lapangan.

Biden dipastikan akan semakin sakit pinggang di Ukraina kedepannya.

Tengku Zulkifli Usman , pengamat GeoPolitik.