Daging merupakan salah satu lauk dalam konsep 4 sehat 5 sempurna. Konsep 4 sehat tersebut meliputi karbohidrat dalam makanan pokok seperti nasi: lauk seperti daging sapi, ikan, ayam, tempe, tahu, sayur-sayuran dan buah-buahan.
Namun, akan lebih sempurna jika ditambahkan dengan susu. Karena daging sapi memiliki struktur jaringan yang padat dan memiliki tulang yang besar, daging mudah diolah dalam bentuk apa pun.
Tidak seperti ikan, Anda harus cermat memilah tulang terlebih dahulu sebelum diolah. Sejalan dengan itu, daging ayam juga memiliki tulang di beberapa bagian dagingnya. Meski tidak seberbahaya tulang ikan, mengolah daging ayam juga harus memperhatikan tulangnya.
Memilih Daging yang Segar
Ada berbagai jenis olahan daging yang segar bisa Anda nikmati. Mulai dari daging panggang, dibuat rendang, steak, sop sapi, dan masih banyak lagi. Namun, karena daging berasal dari bagian tubuh hewan, maka sudah pasti akan menghasilkan aroma amis.
Ada hal sederhana yang perlu Anda perhatikan untuk menghilangkan aroma amis pada daging. Jika ingin memasukkannya ke dalam lemari es, sebaiknya jangan mencuci daging terlebih dahulu karena akan menghilangkan kesegarannya dan justru menimbulkan aroma amis. Selama ini banyak orang beranggapan bahwa daging harus langsung dicuci sebelum dimasukkan ke dalam lemari es untuk menghilangkan aroma amis.
Pernyataan tersebut tentu saja salah, kecuali jika Anda langsung mengolah daging setelah membelinya. Maka daging bisa langsung dicuci lalu diolah sesuai selera. Sementara itu, jika Anda menyimpannya di dalam lemari es terlebih dahulu, sebaiknya jangan dicuci.
Nah, jika ingin mengolah daging yang sebelumnya dimasukkan ke dalam lemari es, maka Anda cuci terlebih dahulu. Tidak disarankan untuk merendam daging terlalu lama karena akan menghilangkan rasa segarnya. Untuk beberapa olahan makanan, setelah dicuci ada baiknya daging diberi perasan jeruk nipis.
Cara Memilih Daging yang Segar
Saat berbelanja kebutuhan sehari-hari atau bulanan, daging menjadi salah satu sumber protein favorit yang tidak boleh dilupakan. Selain bisa diolah menjadi berbagai sajian, kandungan gizi pada daging juga menyehatkan.
Bagi Anda pecinta daging, mungkin berbelanja daging bukanlah hal yang sulit. Jangan khawatir, Anda bisa menggunakan cara berikut ini untuk mengetahui daging segar yang berkualitas baik.
Lihat Warnanya
Pertama Salah satu cara paling mudah melihat warna daging. Meski warna keabu-abuan tidak selalu menandakan daging tersebut busuk, namun hal itu menandakan daging yang tidak segar dan akan segera membusuk.
Menekan Permukaan Daging
Daging yang masih bagus dan segar ketika ditekan sedikit akan kembali ke bentuk semula. Namun, ketika ditekan dan permukaan daging membuat cekungan dan tidak kembali ke bentuk semula, maka daging tersebut sudah menunjukkan tanda tidak besar. Ditambah lagi, jika daging berlendir dan mudah hancur, sudah pasti daging tersebut busuk dan Anda tidak disarankan untuk mengonsumsinya.
Cium Aromanya
Meskipun Anda tidak bisa secara terang-terangan menunjukkan gerakan mencium daging, daging yang tidak segar pasti akan menghasilkan aroma tidak sedap yang tercium di hidung Anda. Anda bisa menyentuh sedikit bagian daging dengan jari Anda lalu menciumnya untuk memastikan aromanya.
Mencermati Kemasan
Jika Anda membeli daging yang dikemas siap masak, hal pertama yang tertangkap pandangan Anda mungkin adalah kemasannya. Jika segel rusak atau kemasannya kotor, bisa jadi ada kesalahan dalam proses pendistribusiannya. Jadi jika segel pada daging rusak takutnya sudah terkontaminasi bakteri. Jadi selalu berhati-hati saat berbelanja. Pastikan Anda mendapatkan kualitas terbaik untuk sajian terbaik Anda.
Pilih yang bertekstur kenyal
Pilih Daging sapi yang memiliki tekstur kenyal dan tidak kaku. Artinya, saat kita menekan daging menggunakan jari, permukaannya dapat kembali ke keadaan semula. Biasanya Daging sapi yanh kualitasnya buruk tampak lembek dan mudah remuk saat ditekan.
Dan daging sapi yang sudah membusuk juga akan tampak berlendir dan lengket saat dipegang. Jadi, ada baiknya Anda tidak membeli daging sapi dengan ciri-ciri tersebut untuk menghindari keracunan makanan.
Tanyakan tanggal kadaluarsa daging
Jika Anda berbelanja daging sapi di supermarket, tidak perlu bertanya langsung kepada petugas mengenai tanggal kedaluwarsa daging sapi yang ingin dibeli. Sebaiknya sesuaikan tanggalnya saat ingin memasak daging sapi tersebut. Sebab, kita membutuhkan daging yang masih bagus dan berkualitas baik untuk menjamin cita rasa makanan yang kita buat.
Perhatikan kebersihan tempat penjualan daging
Sebaiknya lihat dulu tempat penjualan daging tersebut, sebelum memutuskan membeli daging sapi. Sebab, kebersihan tempat juga dapat memengaruhi kualitas dan kebersihan daging yang ingin dibeli. Periksa juga apakah peralatan yang digunakan tidak berbau dan bersih. Lebih baik lagi jika daging ditaruh di rak dinding atau digantung dan tidak dihinggapi lalat.
Demikian penjelasan tentang Cara Memilih Daging yang Segar Aman Dikonsumsi seperti yang dilansir musang slot semoga bermanfaat, terima kasih.
Welcome Citizen Polite!
Setelah melalui perjalanan cukup panjang sebagai website warga menulis politik yang ekslusif, kini PepNews terbuka untuk publik.
Para penulis warga yang memiliki minat dan fokus pada dunia politik mutakhir Tanah Air, dapat membuat akun dan mulai menuangan ide, pandangan, gagasan, opini, analisa maupun riset dalam bentuk narasi politik yang bernas, tajam, namun tetap sopan dalam penyampaian.
Wajah berganti, tampilan lebih “friendly”, nafas tetaplah sama. Perubahan ini bukan hanya pada wajah dan rupa tampilan, tetapi berikut jeroannya.
Apa makna dan konsekuensi “terbuka untuk publik”?
Maknanya, PepNews akan menjadi web portal warga yang tertarik menulis politik secara ringan, disampaikan secara bertutur, sebagaimana warga bercerita tentang peristiwa politik mutakhir yang mereka alami, lihat dan rasakan.
Konsekuensinya, akan ada serangkaian aturan adimistratif dan etis bagi warga yang bergabung di PepNews. Aturan paling mendasar adalah setiap penulis wajib menggunakan identitas asli sesuai kartu keterangan penduduk. Demikian juga foto profil yang digunakan.
Kewajiban menggunakan identitas asli berikut foto profil semata-mata keterbukaan itu sendiri, terlebih untuk menghindari fitnah serta upaya melawan hoax.
Terkait etis penulisan, setiap penulis bertanggung jawab terhadap apa yang ditulisnya dan terhadap gagasan yang dipikirkannya.
Penulis lainnya yang tergabung di PepNews dan bahkan pembaca umumnya, terbuka memberi tanggapan berupa dukungan maupun bantahan terhadap apa yang ditulisnya. Interaktivitas antarpenulis dan antara pembaca dengan penulis akan terbangun secara wajar.
Agar setiap tulisan layak baca, maka dilakukan “filtering” atau penyaringan tulisan berikut keterangan yang menyertainya seperti foto, video dan grafis sebelum ditayangkan.
Proses penyaringan oleh administrator atau editor dilakukan secepat mungkin, sehingga diupayakan dalam waktu paling lambat 1x24 jam sebuah tulisan warga sudah bisa ditayangkan.
Dengan mulai akan mengudaranya v2 (versi 2) PepNews ini, maka tagline pun berubah dari yang semula “Ga Penting Tapi Perlu” menjadi CITIZEN POLITE: “Write It Right!”
Mari Bergabung di PepNews dan mulailah menulis politik!
Pepih Nugraha,
CEO PepNews