Papua ini adalah sebuah pulau kedua terbesar yang ada di dunia setelah Greenland, papua ini mempunyai sejarah yang unik. Keragaman budaya alam yang masih asli, dan sumber daya alam yang melimpah menjadi suatu ciri khas pulau ini.
Mengenal Sejarah Papua
Yuk, lebih jauh lagi mengenal Sejarah Papua yang Kaya akan Budaya disini.
Papua Kuno
Permukiman Awal: Sudah lama papua dihuni oleh arkeologis suku-suku asli yang ada dipapua, misalnya seperti Asmat , Dani, dan Korowai ini sudah lama mengembangkan peradaban yang sangat unik dan bisa beradaptasi dengan lingkungan alam yang sangat menantang.
Kontak dengan Dunia Luar: Sudah lama Papua telah melakukan kontak dimasalalu dengan berbagai suku bangsa, misalnya seperti suku Austronesia yang berasal dari Asia Tenggara. Kontak ini memengaruhi bahasa, budaya, dan teknologi masyarakat Papua.
Masa Kolonial dan Pengaruh Eksternal
Kedatangan Bangsa Eropa: Papua ini pada abad ke-16 muali dijelajahi oleh bangsa Eropa, karena bangsa eropa sangat tertarik dan menyukai beragam kekayaan sumber daya alam yang ada dipulau Papua.
Penjajahan Belanda: Belanda kemudian mendeklarasikan Papua sebagai koloni mereka, menamainya "Nugini Belanda". Saat masa penjajahan berlangsung, bangsa belanda berusaha keras mengubah budaya yang ada di papua dengan cara mengeksploitasi sumber daya alam.
Perjuangan Kemerdekaan
Gerakan Nasional: Setelah Perang Dunia II yang ada dipapua, sebuah gerakan nasional tiba-tiba muncul diPapua, mereka menuntut kemerdekaan dari Belanda tersebut. Sebuah Organisasi Papua Merdeka (OPM) sudah lama menjadi salah satu organisasi yang paling aktif didalam perjuangan kemerdekaan Papua.
Pepera dan Integrasi ke Indonesia: Untuk menentukan status Papua, Undang-Undang Pilihan Bebas (Pepera) disahkan pada tahun 1969 yang hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas penduduk Papua telah mendukung integrasi dengan Indonesia.
Papua bagian dari NKRI
Otonomi Khusus: Papua diberikan status otonomi khusus setelah integrasinya ke Indonesia berdasarkan Undang-Undang No. 21 Tahun 2001. Otonomi khusus ini bertujuan untuk memberikan kewenangan yang lebih luas kepada pemerintah daerah Papua untuk mengelola urusan pemerintahannya sendiri.
Tantangan dan Peluang: Walaupun papua menghadapi tantangan seperti infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan konflik sosial, papua juga mempunyai potensi pembangunan yang sangat besar.
Kekayaan Budaya Papua
Keberagaman Etnis: Bagi ratusan kelompok etnis Papua ini merupakan rumah dengan budaya dan bahasa yang berbeda. Setiap suku memiliki ciri khasnya masing-masing, termasuk pakaian, tarian, musik, dan kepercayaan.
- Seni: Seni Papua kaya dan beragam. Tarian tradisional, ukiran kayu, dan tenun merupakan ciri khas seni Papua.
- Alam yang Indah: Selain kekayaan sumber daya alam, papuai ini juga mempunyai keindahan alam yang sangat indah, misalnya seperti pegunungan, pantai dan hutan hujan tropis.
Pemerintahan Papua Nuigini
Sementara itu, dari perspektif peradilan, Parlemen Papua Nugini memiliki 109 anggota, yang sebelumnya dikenal sebagai Dewan Perwakilan Rakyat. Anggota parlemen menjabat selama lima tahun, dan pemilihan terakhir diadakan pada bulan Juni-Juli 2007 menggunakan sistem Suara Preferensial Terbatas untuk memilih satu dari tiga kandidat.
Kebijakan Dalam Negeri Papua Nugini
Papua Nugini ini mempunyai beberapa program utama yang sudah dirumuskan oleh Perdana Menteri yaitu Michael Somare:
Politik
Dengan membangun stabilitas politik di semua tingkat pemerintahan, termasuk meninjau ulang The Law on Intergity, Political Parties and Candidacy dan UU tentang Provincial and Local Level Goverment. Serta penerapan transparansi dan akuntabilitas di setiap jenjang pemerintahan.
Ekonomi
Jadilah yang pertama menerima berita penting, topik menarik, dan informasi terbaru lainnya. Seperti Ekonomi yang berbasis ekspor, dengan fokus utama pada pembangunan pertanian, kehutanan dan perikanan.
Didukung oleh pengembangan sektor pertambangan, minyak dan gas, serta jasa. Ekonomi berbasis ekspor diharapkan dapat menciptakan stabilitas makroekonomi dan meningkatkan investasi serta daya saing.
Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan Pedesaan
APBN Papua Nugini memprioritaskan peningkatan sektor kesehatan, pendidikan, dan pertanian. Hal ini diwujudkan dalam bentuk pelatihan kerja dan pelatihan pertanian. Hal ini diarahkan pada pengembangan dan pembinaan pertanian serta pengembangan usaha kecil di pedesaan. Pengembangan usaha ini juga bertujuan untuk mengurangi kemiskinan di Papua Nugini.
Privatisasi: Menurut Somare, Papua Nugini masih membutuhkan peran serta pemerintah dalam bidang-bidang yang berdampak pada hajat hidup orang banyak, seperti listrik, air, transportasi, dan telekomunikasi.
Papua Nugini meyakini bahwa sektor bisnis tertentu akan lebih efisien jika diserahkan kepada sektor swasta. Oleh karena itu, pemerintah Somare menerapkan kebijakan privatisasi terbatas, yang mengalihkan fungsi-fungsi kepada sektor swasta.
Reformasi sektor publik dilaksanakan untuk memastikan sektor publik melayani publik secara transparan dan efisien. Hal ini dilakukan melalui tiga pendekatan melalui slot gacor yaitu pengembangan kapasitas, penajaman tanggung jawab fungsional, dan memprioritaskan pendekatan sistematis dalam manajemen sumber daya manusia.
Demikian penjelasan tentang Yuk kenali Sejarah Papua yang sangat Kaya akan Budaya semoga bermanfaat, terimakasih.
Welcome Citizen Polite!
Setelah melalui perjalanan cukup panjang sebagai website warga menulis politik yang ekslusif, kini PepNews terbuka untuk publik.
Para penulis warga yang memiliki minat dan fokus pada dunia politik mutakhir Tanah Air, dapat membuat akun dan mulai menuangan ide, pandangan, gagasan, opini, analisa maupun riset dalam bentuk narasi politik yang bernas, tajam, namun tetap sopan dalam penyampaian.
Wajah berganti, tampilan lebih “friendly”, nafas tetaplah sama. Perubahan ini bukan hanya pada wajah dan rupa tampilan, tetapi berikut jeroannya.
Apa makna dan konsekuensi “terbuka untuk publik”?
Maknanya, PepNews akan menjadi web portal warga yang tertarik menulis politik secara ringan, disampaikan secara bertutur, sebagaimana warga bercerita tentang peristiwa politik mutakhir yang mereka alami, lihat dan rasakan.
Konsekuensinya, akan ada serangkaian aturan adimistratif dan etis bagi warga yang bergabung di PepNews. Aturan paling mendasar adalah setiap penulis wajib menggunakan identitas asli sesuai kartu keterangan penduduk. Demikian juga foto profil yang digunakan.
Kewajiban menggunakan identitas asli berikut foto profil semata-mata keterbukaan itu sendiri, terlebih untuk menghindari fitnah serta upaya melawan hoax.
Terkait etis penulisan, setiap penulis bertanggung jawab terhadap apa yang ditulisnya dan terhadap gagasan yang dipikirkannya.
Penulis lainnya yang tergabung di PepNews dan bahkan pembaca umumnya, terbuka memberi tanggapan berupa dukungan maupun bantahan terhadap apa yang ditulisnya. Interaktivitas antarpenulis dan antara pembaca dengan penulis akan terbangun secara wajar.
Agar setiap tulisan layak baca, maka dilakukan “filtering” atau penyaringan tulisan berikut keterangan yang menyertainya seperti foto, video dan grafis sebelum ditayangkan.
Proses penyaringan oleh administrator atau editor dilakukan secepat mungkin, sehingga diupayakan dalam waktu paling lambat 1x24 jam sebuah tulisan warga sudah bisa ditayangkan.
Dengan mulai akan mengudaranya v2 (versi 2) PepNews ini, maka tagline pun berubah dari yang semula “Ga Penting Tapi Perlu” menjadi CITIZEN POLITE: “Write It Right!”
Mari Bergabung di PepNews dan mulailah menulis politik!
Pepih Nugraha,
CEO PepNews