Di luar dugaan Prin yang memegang Putih justru tampil amat luar biasa dengan menekan Yeoh hingga lawannya itu malah blunder karena krisis waktu dan menyerah pada langkah ke-53.
Malaysia sudah sangat lama sekali mendambakan kelahiran GM pertama di negara jiran itu.
Dan peluang itu sangat besar di SEA Games 2021 Hanoi saat pecatur andalan mereka IM Li Tian Yeoh (2523) hanya membutuhkan hasil remis pada babak kesembilan untuk mendapatkan norma GM terakhirnya.
Selain norma GM, Yeoh juga berpeluang untuk merebut medali emas karena setelah babak ke-8, tiebreak Buchholz pecatur berusia 22 tahun ini lebih bagus dari unggulan pertama GM Nguyen Ngoc Truong Son (2641) dari Vietnam.
Rasanya itu bukanlah pekerjaan sulit karena lawannya hanya pecatur bergelar Candidate Master Prin Laohawirapap dari Thailand dengan rating 2210.
Namun di luar dugaan Prin yang memegang Putih justru tampil amat luar biasa dengan menekan Yeoh hingga lawannya itu malah blunder karena krisis waktu dan menyerah pada langkah ke-53.
Yeoh pun gagal meraih norma GM dan gagal pula meraih medali.
Kekalahan ini membawa berkah bagi Nguyen yang merebut medali emas dan IM Mohamad Ervan yang tadinya jika Yeoh remis akan dapat medali perunggu menjadi dapat medali perak.
Medali perunggu sendiri menjadi milik pecatur Singapura IM Tin Jingyao. Tahu tidak selain medali perunggu apa lagi yang didapat pecatur berusia 21 tahun ini? Norma GM kedua!
***
Welcome Citizen Polite!
Setelah melalui perjalanan cukup panjang sebagai website warga menulis politik yang ekslusif, kini PepNews terbuka untuk publik.
Para penulis warga yang memiliki minat dan fokus pada dunia politik mutakhir Tanah Air, dapat membuat akun dan mulai menuangan ide, pandangan, gagasan, opini, analisa maupun riset dalam bentuk narasi politik yang bernas, tajam, namun tetap sopan dalam penyampaian.
Wajah berganti, tampilan lebih “friendly”, nafas tetaplah sama. Perubahan ini bukan hanya pada wajah dan rupa tampilan, tetapi berikut jeroannya.
Apa makna dan konsekuensi “terbuka untuk publik”?
Maknanya, PepNews akan menjadi web portal warga yang tertarik menulis politik secara ringan, disampaikan secara bertutur, sebagaimana warga bercerita tentang peristiwa politik mutakhir yang mereka alami, lihat dan rasakan.
Konsekuensinya, akan ada serangkaian aturan adimistratif dan etis bagi warga yang bergabung di PepNews. Aturan paling mendasar adalah setiap penulis wajib menggunakan identitas asli sesuai kartu keterangan penduduk. Demikian juga foto profil yang digunakan.
Kewajiban menggunakan identitas asli berikut foto profil semata-mata keterbukaan itu sendiri, terlebih untuk menghindari fitnah serta upaya melawan hoax.
Terkait etis penulisan, setiap penulis bertanggung jawab terhadap apa yang ditulisnya dan terhadap gagasan yang dipikirkannya.
Penulis lainnya yang tergabung di PepNews dan bahkan pembaca umumnya, terbuka memberi tanggapan berupa dukungan maupun bantahan terhadap apa yang ditulisnya. Interaktivitas antarpenulis dan antara pembaca dengan penulis akan terbangun secara wajar.
Agar setiap tulisan layak baca, maka dilakukan “filtering” atau penyaringan tulisan berikut keterangan yang menyertainya seperti foto, video dan grafis sebelum ditayangkan.
Proses penyaringan oleh administrator atau editor dilakukan secepat mungkin, sehingga diupayakan dalam waktu paling lambat 1x24 jam sebuah tulisan warga sudah bisa ditayangkan.
Dengan mulai akan mengudaranya v2 (versi 2) PepNews ini, maka tagline pun berubah dari yang semula “Ga Penting Tapi Perlu” menjadi CITIZEN POLITE: “Write It Right!”
Mari Bergabung di PepNews dan mulailah menulis politik!
Pepih Nugraha,
CEO PepNews