Sesunguhnya sebuah narasi besar tidak mungkin dipikul oleh mereka yang bemental dan berjiwa kerdil.
Sesungguhnya sebuah narasi besar politik tidak akan besar jika kita mubazir dalam energi untuk hal hal yang tidak penting.
Sudah saatnya meluruskan shaf, merapatkan barisan, waktu iqomat telah datang, waktu fajar juga sudah dekat.
Sudah saatnya dengan ketegasan tanpa ragu melangkah pasti menuju rumah baru, meninggalkan debat kusir, melepaskan memori masa lalu, menghapus file file lama yang akan menganggu perjalanan.
Sudah saatnya dengan ketegasan tanpa ragu beranjak dari kost kost an lama ke rumah baru yang walaupun masih sederhana, tapi disini kita nyaman dan merasa berarti, memiliki jiwa merdeka dan behagia tanpa pencitraan.
Sudah saatnya meninggalkan semua atribut lama baik secara fisik maupun psikologis, menanggalkan semua yang bisa menganggu jalan pikiran untuk fokus menuju arah baru.
Sudah saatnya memisahkan diri dengan mereka yang masih sibuk dengan amal amal lama yang kita semua tidak awam dengan apa yang mereka lakukan.
Sudah saatnya menapaki jalan baru secara totalitas tanpa ragu untuk membesarkan narasi politik yang memang secara de facto dan de jure berbeda total dengan apa yang mereka ributkan.
Jangan lagi sibuk meyakinkan mereka dengan narasi dan langkah perjuangan yang akan kamu tempuh kedepan, karena hal ini adalah tetap ajaran sesat bagi mereka, waktumu akan mubazir percuma.
Arah Baru Indonesia akan memasuki fase berikutnya, insya Allah deklarasi demi deklarasi akan terus dipersiapkan di seluruh indonesia, segera move on tingkat tinggi dari obrolan politik warung kopi menuju riset ilmiah yang kredibel, kita butuh banyak energi, maka jangan kotori hati dan buang waktu sia sia.
Jangan lagi meyakinkan mereka mereka yang tidak akan pernah yakin dengan jalan yang kamu putuskan, segera tinggalkan majelis lama secara total tanpa ragu.
Left lah grup grup WA yang gak perlu, unfriend semua teman teman medsos yang masih nyinyir dengan narasimu, yang masih menggunjing langkahmu, unfriend untuk saling menjaga hati dan perasaan dan agar kamu tidak terjebak meladeni gosip mereka, fokuslah ke negara, fokus lah ke narasi besar.
Berangkatlah tanpa menyisakan dendam, karena hati yang berkarat tidak akan mampu memikul beban berat, bersihkan hati, luruskan niat, baca lagi makna hadits niat dan hadits hadits hijrah maknawi, terus melangkah ke depan, urusan isi hati dan dada itu domain nya Allah, fokus bersihkan hatimu bukan omongan orang lain, angkat koper dan berkemaslah.
Tidak ada kebenaran tanpa kesabaran dan tidak ada kebenaran tanpa totalitas, narasi besar politik ini tidak bisa disambil sampingan, agar tidak terulang narasi lama yang akan menuju kegagalan yang serupa.
Tidak ada sikap netral dalam politik dan tidak ada tempat buat ragu ragu dalam bersikap, kebenaran sifatnya seperti matahari di siang hari yang terang tanpa samar dan jelas tanpa ada syubhat sedikitpun.
Arah Baru Indonesia memasuki tahap demi tahap kerja kerja besar dan serius, maka kalau kamu masih sibuk dengan hal yang berbau lama dan berbau mistis, tanyakan lagi pemahamanmu tentang Arah Baru ini.
Indonesia saat ini dihuni lebih dari 250 juta penduduk, 235 juta di antaranya adalah muslim, sungguh ladang kita didepan mata begitu besar, jangan sibukkan pikiranmu mengurus orang orang kerdil kalangan minoritas yang sudah limit semangat belajar dan semangat berubahnya.
Arah Baru Indonesia melangkah pasti tanpa ragu, tanpa penyesalan, tanpa menoleh ke belakang, politik versi kita adalah pertarungan sengit dan pasar persaingan sempurna bukan kasih sayang dan terus mengharap belas kasihan orang lain.
Segera petakan jalan barumu, segera petakan narasi besarmu, dan segera hijrah dengan segala maknanya dengan mental, jiwa dan semangat baru menuju lapangan hijau dimana rakyat indonesia dengan semangat disana sedang menunggumu.
Tingkatkan kapasitasmu, skill mu, tingkatkan daya baca mu, saling menguatkan dalam sumber daya antara teman seperjuanganmu, fokuslah hal hal yang produktif begini setiap kamu bangun dari tidur, ingat lagi misimu menjadikan negeri ini besar dan negara utama di dunia bukan menjadikan egomu lebih besar di atas kepentingan negara. Negara nomor 1, Organisasi no 2 dan diri sendiri nomor sekian dan terakhir.
Selamat berjuang teman teman semua, tatap masa depan, di sana ada keoptimisan dan semangat yang prima, di sana ada jiwa jiwa merdeka dan ada antusiasme tinggi khas kaum millenial yang cerdas, cekatan, dan punya aura kemenangan, aura nya generasi baru indonesia.
***
Tengku Zulkifli Usman,
Arah Baru Indonesia.
Welcome Citizen Polite!
Setelah melalui perjalanan cukup panjang sebagai website warga menulis politik yang ekslusif, kini PepNews terbuka untuk publik.
Para penulis warga yang memiliki minat dan fokus pada dunia politik mutakhir Tanah Air, dapat membuat akun dan mulai menuangan ide, pandangan, gagasan, opini, analisa maupun riset dalam bentuk narasi politik yang bernas, tajam, namun tetap sopan dalam penyampaian.
Wajah berganti, tampilan lebih “friendly”, nafas tetaplah sama. Perubahan ini bukan hanya pada wajah dan rupa tampilan, tetapi berikut jeroannya.
Apa makna dan konsekuensi “terbuka untuk publik”?
Maknanya, PepNews akan menjadi web portal warga yang tertarik menulis politik secara ringan, disampaikan secara bertutur, sebagaimana warga bercerita tentang peristiwa politik mutakhir yang mereka alami, lihat dan rasakan.
Konsekuensinya, akan ada serangkaian aturan adimistratif dan etis bagi warga yang bergabung di PepNews. Aturan paling mendasar adalah setiap penulis wajib menggunakan identitas asli sesuai kartu keterangan penduduk. Demikian juga foto profil yang digunakan.
Kewajiban menggunakan identitas asli berikut foto profil semata-mata keterbukaan itu sendiri, terlebih untuk menghindari fitnah serta upaya melawan hoax.
Terkait etis penulisan, setiap penulis bertanggung jawab terhadap apa yang ditulisnya dan terhadap gagasan yang dipikirkannya.
Penulis lainnya yang tergabung di PepNews dan bahkan pembaca umumnya, terbuka memberi tanggapan berupa dukungan maupun bantahan terhadap apa yang ditulisnya. Interaktivitas antarpenulis dan antara pembaca dengan penulis akan terbangun secara wajar.
Agar setiap tulisan layak baca, maka dilakukan “filtering” atau penyaringan tulisan berikut keterangan yang menyertainya seperti foto, video dan grafis sebelum ditayangkan.
Proses penyaringan oleh administrator atau editor dilakukan secepat mungkin, sehingga diupayakan dalam waktu paling lambat 1x24 jam sebuah tulisan warga sudah bisa ditayangkan.
Dengan mulai akan mengudaranya v2 (versi 2) PepNews ini, maka tagline pun berubah dari yang semula “Ga Penting Tapi Perlu” menjadi CITIZEN POLITE: “Write It Right!”
Mari Bergabung di PepNews dan mulailah menulis politik!
Pepih Nugraha,
CEO PepNews