Via Vallen: Ini Saat yang Kutunggu, Hari Ini Kubuktikan....

Kamis, 2 Agustus 2018 | 06:49 WIB
0
416
Via Vallen: Ini Saat yang Kutunggu, Hari Ini Kubuktikan....

Lima puluh enam adalah tahun yang terentang. Sejak kita menjadi tuan rumah pesta olahraga terbesar bangsa-bangsa di Asia.

Tahun 1962 adalah tahun penegasan bangsa-bangsa di Asia, yang sebagian besar baru saja keluar dari belenggu penjajahan dan penindasan. Soekarno membuktikan kepada bangsa-bangsa di dunia apa yang dimiliki Indonesia.

Melalui olahraga, persatuan antarbangsa digalang, dan persaudaraan serta gotong royong antarwarga ditumbuhkan. Indonesia memiliki berbagai fasilitas baru di bidang olahraga, transportasi, perhotelan, dan pernak-pernik ukuran kemoderenan pada zamannya.

[embed]https://youtu.be/1ak17RxcqBQ[/embed]

Tahun 2018, sejarah kembali terulang dengan tantangan yang suasana zaman yang lebih menjulang. Presiden Joko Widodo memimpin bangsa ini untuk menerima tanggung jawab sebagai tuan rumah.

Lima puluh enam tahun yang telah terentang, bangsa-bangsa sudah melompat menuju kemajuan. Tahun 2018 sudah tiba, dan pesta bangsa-bangsa Asia di bumi Nusantara tinggal menghitung hari.

Kita harus membuktikan dan menunjukkan kemajuan bangsa ini, melalui penyediaan sarana dan prasarana untuk para tamu negara.

Jokowi pontang-panting ke sana-sini, mengecek dan mengontrol itu dan ini, memerintahkan semua kekuatan bangsa ini dikerahkan untuk menyambut pesta besar ini.

Jokowi mengajak semua bergembira, mengajak warga masyarakat aktif turut serta. Tidak dengan caci maki tapi dengan senyum yang menawan hati. Tidak dengan tuding sana tuding sini, tapi gandeng sana gandeng sini. Tidak dengan kekerdilan hati melainkan kebesaran. Tidak dengan ciut nyali tapi gagah berani.

Lima puluh enam tahun kemudian, persatuan antarbangsa kembali dikumandangkan. Terlebih-lebih, persaudaraan dan gotong royong di antara sesama warga dan masyarakat Indonesia sendiri.

Arena pertandingan sudah siap semuanya, sebagaimana kata Via Vallen, "...Ini saat yang kutunggu, hari ini kubuktikan...kuyakin ku kan menang. Hari ini kan dikenang, semua doa kupanjatkan, sejarah kupersembahkan..."

***