Sedikit Tentang Perceraian

Tidak mudah untuk mencapai keluarga yang sakinah. Tetap bersatu di dunia bahkan hingga di akhirat nanti. Butuh proses yang sungguh-sungguh, panjang dan berlika-liku.

Jumat, 24 Desember 2021 | 15:47 WIB
0
46
Sedikit Tentang Perceraian
Foto: Freepik

Aku pernah menceraikan istriku.

Talak satu. Setelah melalui proses yang sangat panjang, penuh drama, akhirnya bisa kembali rujuk setelah enam tahun. Alhamdulillah. Makanya topik kekeluargaan ini secara pribadi selalu menarik perhatianku. Permasalahan sosial yang sangat klasik, pun sepertinya akan tetap menjadi topik hangat sepanjang masa.

Penyebab dan akibatnya sangat beranekaragam.

Sebagian besar sifatnya negatif bagi pihak-pihak yang terlibat langsung. Menjadi keluarga yang broken home. Bagi sang pria dan keluarga besarnya, bagi sang wanita dan keluarga besarnya, dan terutama bagi anak-anak mereka. Seperti yang dialami Nia Ramadhani.

Perceraian orangtuanya kemungkinan besar turut mempengaruhi kejiwaannya sehingga membuatnya sampai terjatuh ke dalam perangkap narkoba. Padahal jika dilihat dari luar, kehidupannya begitu menyenangkan. Cantik, populer dan  bergelimang kemewahan.

Ada kalanya perceraian justru baik, sifatnya positif bagi semua pihak. Menjadi pemicu untuk mencapai sebuah prestasi atau kesuksesan. Misalnya yang dialami oleh Reza Rahadian dengan keaktorannya dan Nadya Ursula dengan perusahaan susunya.

Perceraian bisa terjadi karena tiadanya rasa cinta, karena karakter yang bentrok, karena harta, karena keluarga besar, karena penyakit tertentu, karena selingkuh, karena tidak bisa punya anak, dan mungkin masih banyak lagi karena-karenanya.

Sepertinya memang tidak mudah untuk mencapai keluarga yang sakinah. Tetap bersatu di dunia bahkan hingga di akhirat nanti. Butuh proses yang sungguh-sungguh, panjang dan berlika-liku.

Semoga keluarga kita bisa utuh selama-lamanya.

Jikapun perceraian memang harus terjadi, semoga menjadi perceraian yang baik bagi semua pihak yang terlibat, khususnya bagi keluarga yang sudah sempat dikarunia anak-anak.

[- Rahmad Agus Koto -]