Asap, Oh Asap...

Berilah bantuan misal masker atau alat pemurni udara. Kita semua bersaudara kalau ada yang sakit yang lain harus siap menanggung.

Selasa, 17 September 2019 | 14:22 WIB
0
384
Asap, Oh Asap...
Asap akibat kebakaran lahan (Foto: Tempo.co)

Hari-hari ini Sumatra dan Kalimantan sedang dilanda musibah kabut asap. Cukup banyak berita mengabarkan tentang itu. Mulai dari warga sampai wartawan sekitar Sumatra dan Kalimantan. Panggilan untuk menolong sesama bergaung dimana-mana.

Masalah asap akarnya pada pembakaran hutan. Negara kita yang terkenal dengan titik api yang banyak. Itulah poatensi awal kebakaran hutan. Apalagi kalau sekarang banyak perusahaan pengelola hutan yang instan membuka hutan dengan membakar. Padahal bulan ini masih musim kemarau, kebakaran akan semakin parah.

Dampak asap cukup banyak, baik secara kesehatan dan ekonomi. ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) adalah salah satu penyakit yang timbul karena asap. Selain itu asap yang tebal bisa bkin pusing dan mata memerah. Asap yang tebal membuat aktifitas di luar rumah menjadi berbahaya.

Hampir beberapa tahun Indonesia selalu ada bencana kabut asap. Harus nya kita belajar dengan baik agar tak ada kebakaran hutan yang menjadi kabut asap.

Hutan ini adalah anugerah bagi Indonesia, tetapi sekarang menjadi bencana karena tak benar mengelolanya.

Hutan kita adalah paru-paru dunia, tapi sekarang rusak karena salah kelola. Pengusaha kadang mau dapat banyak dengan keluar modal sedikit. Solusi terbaik adalah regulasi dan penegak hukum yang komitmen akan aturan. Pencegahan lebih baik dari pengobatan. Tapi kita tahu negara ini sedang berbenah soal itu.

Ketika bencana sudah terjadi kita tak boleh saling menyalahkan. Tak bisa hanya pemerintah saja tapi masyarakat semua harus saling bantu. Baik swasta dan negara saling bantu, jangan hanya tak bergerak. Indonesia itu harus gotong royong untuk menyelesaikan masalah ini.

Kiprah para politis lokal juga harus bertindak agar ada solusi terbaik. Mereka berhutang budi pada rakyat sebagai penyumbang suara. Jangan hanya saat kampanye datang, tapi kalau maslah hilang. Negara harus hadir untuk rakyat tanpa diminta.

Daerah yang tidak terdampak asap harus membantu dengan semua yang ada. Berilah bantuan misal masker atau alat pemurni udara. Kita semua bersaudara kalau ada yang sakit yang lain harus siap menanggung.

Kabut asap hilang ketika hujan datang. Mari berdoa agar hujan datang asap hilang.

***