Prabowo Itu Muslim dan Keluarganya Non-Muslim

Sabtu, 2 Maret 2019 | 20:44 WIB
0
725
Prabowo Itu Muslim dan Keluarganya Non-Muslim
Prabowo Subianto (Foto: Facebook)

Saya gembira sekali ketika Nahdlatul Ulama (NU) menganjurkan agar kita menggunakan kata 'non-muslim' sebagai ganti kata 'kafir' karena ini sungguh tepat. Kita tidak selayaknya mencap orang lain yang bukan muslim sebagai kafir. Saya punya pengalaman untuk itu.

Suatu ketika dalam pertemuan ada seorang pendukung Jokowi yang mengritik Prabowo. Dengan menggebu-gebu dia bilang bahwa Prabowo itu berasal dari keluarga kafir dan sampai sekarang keluarganya masih kafir semua. Saya dengan spontan protes dan idak setuju dengan penggunaan kata 'kafir' tersebut. Keluarga Prabowo memang non-muslim tapi mereka tentulah bukan orang kafir, kata saya.

Mereka orang-orang yang beragama dengan taat, meskipun bukan muslim. Mereka itu non-muslim. Tapi saya dibantah dengan alasan bahwa non-muslim itu ya kafir dan itu adalah firman Tuhan sendiri dalam Surat Al-Kafirun. Mosok Surat Al-Kafirun mau diganti menjadi Surat Al-Non-musliminun, demikian alasannya.  

Saya membantah dengan mengatakan bahwa keluarga Prabowo itu beragama Nasrani dan bukan orang kafir. Mereka di Alquran disebut 'Ahli Al-Kitab'. Menyatakan bahwa keluarga Prabowo adalah keluarga kafir sangatlah tidak etis, tidak tepat, dan menyakitkan hati. Dan kami saling berbantahan. 

Jadi bayangkan betapa senangnya hati saya bahwa mulai hari ini saya bisa sampaikan bahwa berdasarkan keputusan Munas NU yang disepakati oleh para alim ulama kita SEBAIKNYA TIDAK LAGI menyebut Prabowo berasal dari keluarga kafir dan semua keluarganya adalah kafir. Itu kurang ajar dan tidak beradab.

Keluarga Prabowo adalah non-muslim dan di mata negara punya hak dan kewajiban yang sama dengan para muslim. 

Mari kita menjauhi sikap dan prilaku mengafir-ngafirkan orang lain. 

***