Bencana Siklon Tropis NTT, PDIP Turunkan Bantuan

PDI Perjuangan juga bekerja sama dengan BNPB, dan BASARNAS guna membantu rakyat terhadap penanganan tanggap darurat akibat bencana.

Selasa, 6 April 2021 | 12:59 WIB
0
10
Bencana Siklon Tropis NTT, PDIP Turunkan Bantuan
Siklon tropis NTT (Foto: okezone.com)

Terkait bencana siklon tropis NTT, PDI Perjuangan menurunkan bantuan serbaguna, dapur umum, bantuan bagi perempuan dan anak skala prioritas utama.

Meskipun di beberapa wilayah, Partai masih kesulitan masuk karena banyaknya pengurus Partai yang rumahnya juga menjadi korban badai tropis, namun beberapa Dapur Umum telah berhasil dibuat khususnya di Flores, Lembata, dan Alor. Tim Baguna DPP Partai pagi ini terbang ke NTT untuk membantu penanganan bencana secara langsung.

PDI Perjuangan Bekerja Sama dengan BNPB dan Basarnas Bantu Tangani Korban.

Jumlah korban meninggal sampai saat ini mencapai 42 orang dan masih kemungkinan bertambah dan orang hilang sedang didata. Kerusakan fasilitas publik dan rumah rakyat menjadi kendala operasi penanganan bencana. Karena itulah skala prioritas PDI Perjuangan adalah membantu ibu-ibu dan anak-anak. Seluruh anggota dan kader Partai di seluruh nusantara diinstruksikan untuk bergotong royong dan membantu masyarakat NTT melalui struktur Partai di wilayah tersebut.

Perubahan iklim global kian nyata, BMKG jadi rujukan utama

Atas anomali cuaca akibat perubahan iklim global tsb, maka Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri menginstruksikan agar seluruh kader Partai, khususnya para pimpinan Partai, para kepala daerah, anggota legislatif Partai untuk semakin sadar terhadap iklim dan cuaca. Atas dasar hal tsb Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika harus menjadi rujukan utama. PDI Perjuangan juga bekerja sama dengan BNPB, dan BASARNAS guna membantu rakyat terhadap penanganan tanggap darurat akibat bencana.

Kepala Daerah PDI Perjuangan juga diharapkan meningkatkan kesadaran terhadap perubahan iklim global, dan merancang kebijakan pembangunan yang benar-benar didasarkan pada pemahaman terhadap berbagai kemungkinan terjadinya bencana alam dan bencana lingkungan hidup.

Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan.