Tujuh Tokoh Penulis dan Editor Raih Penghargaan dari Penpro

Senin, 14 Maret 2022 | 07:12 WIB
0
70
Tujuh Tokoh Penulis dan Editor Raih Penghargaan dari Penpro
Tujuh Tokoh

 

 

“Salam Pena. Terima kasih saya sampaikan kepada Penpro, yang baru-baru ini telah memberikan penghargaan kepada saya. Semoga saya tetap amanah bisa tetap berkarya menulis dan mengajar. Kepada rekan-rekan semua selamat berkarya, menulis dan membaca untuk pencerahan.”

Naning Pranoto

 

Naning Pranoto merupakan penulis senior yang sudah menghasilkan banyak karya sekaligus menghasilkan banyak penulis baru. Istilah penulisan kreatif (creative writing) di Indonesia tidak lepas dari kiprahnya. Tidak salah apabila Perkumpulan Penulis dan Editor Profesional (Penpro) memberikan penghargaan khusus kepadanya berupa sertifikat kompetensi. Dalam ilmu terapan, level para tokoh penerima penghargaan ini berada pada tingkat tertinggi yaitu 9, setara dengan peraih gelar S-3 di bidang akademik.

 

Selain Naning Pranoto, penerima penghargaan tersebut adalah Syamsuddin Ch. Chaesy (penulis), Prof. Dr. Endang Caturwati (penulis), Sofia Mansoor (editor), Pamusuk Eneste (editor), Frans M. Parera (editor), dan Pepih Nugraha (penulis). Penyerahan penghargaan kepada para tokoh tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum Penpro Bambang Trims pada saat pembukaan Munas II Penpro, 12 Maret 2022 di Gedung Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, lima tokoh hadir langsung dan dua lainnya hadir secara daring melalui aplikasi zoom.

 

Para tokoh mengungkapkan apresiasinya kepada Penpro atas penghargaan tersebut. Mereka merasakan suatu perhatian yang tulus dari para penulis dan editor yang tergabung dalam Penpro. “Saya juga terima kasih kepada Penpro, karena penulis dan editor ini sangat penting untuk menghentikan proses penghancuran nalar public,” ucap Syamsuddin Ch. Chaesy, yang diberi kesempatan memberikan tanggapan sebagai perwakilan penerima penghargaan.  “Hanya penulis yang bisa menghentikan proses itu,” katanya tegas.

 

Frans M. Parera juga gembira dengan kepedulian Penpro kepada para seniornya. Frans adalah editor senior yang sudah malang melintang di dunia penulisan, khususnya sebagai editor. Dalam usianya yang sudah 76 tahun, masih tetap aktif mengajarkan penulisan dan penyuntingan di perguruan tinggi.

 

Penerima penghargaan termuda adalah Pepih Nugraha. Pendiri Kompasiana.com yang aktif menulis artikel dan buku-buku bidang jurnalistik. Ia juga aktif sebagai penulis cerpen dan novel, serta mengelola beberapa media kekinian seperti media warga (website) dan media sosial dalam bentuk aplikasi. Pepih menyambut gembira penghargaan ini sebagai suatu kehormatan dan bersanding dengan tokoh-tokoh senior di industri penulisan.