Harmonious with Self

Istirahat yang cukup (waktu tidur dan lamanya tidur – paling telat jam 23.00 harus sudah tertidur dan tidur minimal 7 jam sehari).

Sabtu, 5 Juni 2021 | 20:04 WIB
0
357
Harmonious with Self
Https://Pixabay.Com

1. DEFINISI

Harmoni dengan diri sendiri adalah: Dapat menerima dirinya sendiri sebagaimana dirinya diciptakan Tuhan. Artinya terdapat keselarasan antara cara pandang seseorang dengan cara pandang Tuhan terhadap dirinya. 

Terdapat sepuluh hal yang tidak bisa diubah dalam diri seseorang, sehingga harus diterima:

1. Orang tua 

2. Waktu di dalam sejarah

3. Ras

4. Kebangsaan

5. Gender

6. Urutan kelahiran

7. Saudara kandung

8. Fisik

9. Kemampuan mental

10. Usia dan kematian

Orang yang dapat menerima dirinya seperti di atas akan mempunyai GAMBAR DIRI YANG SEHAT. Gambar diri adalah apa yang seseorang pikirkan mengenai identitas dirinya.

Sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia. (For as he thinketh within himself, so is he). Amsal 23:7a

2. GAMBAR DIRI YANG SALAH

Kepercayaan yang salah :

Harga diri saya ditentukan oleh perbuatan, penampilan dan prestasi saya ditambah apa kata orang lain.

SOLUSI UMUM UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN DASAR

Kebutuhan Gambar diri yang rusak Dampak Solusi umum manusia

1. Rasa Dimiliki (Sense of Belonging) Tidak merasa aman, 

 Ketakutan, kekuatiran, Paranoid, Takut dikoreksi/dikritik,

Contoh: Elia (1 Raja-raja 19: 3,10) Mencari sesuatu yang bisa diandalkan (misal: harta benda yang banyak, kedudukan, popularitas) – baca Yeremia 9:23

2. Rasa Berharga (Sense of Worthiness) Merasa tidak berharga Rasa malu, mengasihani diri, minder/sulit bergaul, tertutup, mudah putus asa, mau bunuh diri, takut ditolak, konsumtif, takut diperbandingkan

Contoh : Raja Saul (1 Samuel 18:6-13) Mencari prestasi, Menghalalkan segala cara untuk sukses – baca Pengkhotbah 2:2-11

3. Rasa Berdaya Guna (Sense of Competence) Merasa kalah sebelum “bertanding” Takut mengambil resiko, kehilangan daya juang, diperbudak, bermental miskin, terikat kebiasaan buruk, Contoh : Gideon (Hakim-hakim 6:11-15) Apatis (masa bodoh), pembenaran diri (fatalisme)

• Case study untuk mengukur sejauh mana pemahaman mahasiswa terhadap pemulihan gambar diri

Masing-masing mahasiswa mengajukan 1 contoh kasus mengenai gambar diri

• Sharing kelompok untuk mengukur sejauh mana perubahan personal terjadi

Bahan sharing : masing-masing anggota kelompok menceritakan pengalaman pribadi tentang satu point saja yang ada di atas (pewaris, berharga, pemenang)

3. MEMULIHKAN GAMBAR DIRI 

Kepercayaan yang benar :

Harga diri saya ditentukan apa kata Tuhan

1 Sa 16:7 “Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: ‘Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.’”

SOLUSI YANG BENAR UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN DASAR

KEBUTUHAN PERSPEKTIF YANG BENAR HASIL

1. Rasa Dimiliki (Sense of Belonging) – Dijadikan anak oleh Bapa Menjadi pewaris (Roma 8:17, 32). Sebagai anak yang memiliki hak dan jaminan masa depan yang cerah. • Bersandar pada Tuhan dan tidak lagi kuatir tentang hal-hal yang telah dipercayakan Tuhan (harta, posisi, dsb.)

• Rela berkorban bagi orang lain.

2. Rasa Berharga (Sense of Worthiness) - Ditebus dengan darah yang mahal oleh KRISTUS Berharga (1 Petrus 1:18-19)

• Ditebus dengan darah yang mahal

• Percaya diri dalam Tuhan • Mencapai sukses dengan cara Tuhan

• Mau melakukan hal-hal kecil yang seringkali dianggap tidak berarti bagi dunia

3. Rasa Berdaya Guna (Sense of Competence) - Diberi Kuasa oleh ROH KUDUS Menjadi lebih dari Pemenang (Roma 8:37)  

• Memiliki potensi ilahi

• Dimampukan Tuhan (Filipi 4:13)

• Menjalani proses pembentukan karakter Ilahi

• Bekerja lebih keras karena mendapatkan Kasih Karunia (1 Korintus 15:10) • Memiliki daya juang

• Berani mengambil resiko

• Terlepas dari pengaruh masa lalu misalnya ketakutan, tertolak sejak dari dalam kandungan

• Terlepas dari belenggu kebiasaan buruk misalnya merokok, pornografi

4. MEMELIHARA GAMBAR DIRI

“Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.”

1 Tesalonika 5:23

Gambar diri yang baik melibatkan diri manusia seutuhnya yaitu dimulai dari roh, jiwa dan tubuh yang perlu dipelihara dengan baik.

a. Roh  lihat harmoni dengan Allah

b. Jiwa

1. Rekreasi yang cukup

2. Membangun persahabatan dalam komunitas yang sehat

3. Belajar dan mengembangkan potensi diri

c. Tubuh  tubuh adalah bait Roh Kudus yang perlu dijaga dan dipelihara kesehatannya:

1.;Pola konsumsi yang sehat dan teratur.

 Makanan yang bergizi seimbang dan mengandung cukup serat dan vitamin

 Menghindari makanan berlemak, berkalori tinggi, mengandung zat pewarna, , soft drink, pemanis buatan dan pengawet

 Menghindari kebiasaan jajan sembarangan

 Menghindari kebiasaan buruk seperti merokok, minuman keras dan zat-zat beracun lainnya

 Minum air putih sehari antara 2-3 liter

 Beraktivitas di ruangan yang berventilasi baik

2. Istirahat yang cukup (waktu tidur dan lamanya tidur – paling telat jam 23.00 harus sudah tertidur dan tidur minimal 7 jam sehari)

3. Olah tubuh – meningkatkan metabolism dan kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit

Bahan diskusi:

Diskusikan 1Timotius 4:3-5 : “Mereka itu melarang orang kawin, melarang orang makan makanan yang diciptakan Allah supaya dengan pengucapan syukur dimakan oleh orang yang percaya dan yang telah mengenal kebenaran. Karena semua yang diciptakan Allah itu baik dan suatupun tidak ada yang haram, jika diterima dengan ucapan syukur, sebab semuanya itu dikuduskan oleh firman Allah dan oleh doa.”

Apakah berarti kita tidak perlu memperhatikan apa yang kita makan? Bandingkan dengan Amsal 23:1-3

***