Penantian 16 Tahun, Jadilah Novendra Priasmoro Grandmaster Ke-8 Indonesia

Setelah susah payah meraihnya dalam sejumlah turnamen elite, Novendra akhirnya menjadi Grandmaster catur ke-8 yang pernah ada di Indonesia!

Jumat, 28 Februari 2020 | 21:35 WIB
0
530
Penantian 16 Tahun, Jadilah Novendra Priasmoro Grandmaster Ke-8 Indonesia
Novendra Priasmoro (Foto: Istimewa)

Perjuangan panjang dari IM Novendra Priasmoro untuk menjadi seorang pecatur bergelar Grandmaster berakhir di Liberec, kota kelima terbesar di Republik Ceko berjarak sekitar 150 kilometer dari Praha.

Novendra meraih gelar GM setelah menundukkan pecatur Polandia, IM Klaudia Kulon di babak ketujuh tadi malam. Juara kejurnas catur tahun 2017 ini menang pada langkah 25 pembukaan Serangan Trompowsky.

Ini kemenangan ketujuh berturut-turut Novendra di Liberec Open yang memberinya 11,4 poin rating. Itu berarti juara Bangkok Open tahun 2018 ini sudah memenuhi persyaratan rating minimal GM sebesar 2500.

Sangat mengesankan, karena Novendra sebenarnya hanya memerlukan 11 poin rating lagi saat memulai turnamen agar bisa meraih gelar yang sangat prestisius itu.

"Akhirnya jadi GM juga setelah 4 kali nyaris tapi gagal terus. Dua kali gagal di Praha Open, sekali pada dwitarung Jakarta Open dan sekali di kejuaraan dunia junior tahun 2018 saat cuma butuh 2 poin rating saja padahal saat itu, rating saya sudah 2498," jelas Novendra dikutip dari media online medcom.id.

Kapan terakhir kali pecatur Indonesia mendapatkan gelar Grandmaster? Susanto Megaranto menjadi GM ketujuh Indonesia tahun 2004. Setelah 16 tahun kemudian IM Novendra Priasmoro menggenapkannya jadi GM kedelapan.

Turnamen masih tersisa dua babak lagi. Lawan Novendra pada babak kedelapan malam ini adalah pecatur India, IM Akash G yang pekan lalu menjadi juara di Praha Open. Target berikutnya sekarang adalah juara.

Selamat buat Novendra Priasmoro. Jika diibaratkan gelar GM itu seperti SIM, masih dibutuhkan banyak praktek agar lebih mahir mengemudi.

***