Sisi Lain Alireza Firouzja

Dan seperti dugaan saya di awal, ucapan Alireza ini membuat vonis kemudian dijatuhkan: Jangan undang lagi Alireza!

Rabu, 24 November 2021 | 06:44 WIB
0
19
Sisi Lain Alireza Firouzja
Alireza Firouzja (Foto: Quentin Reix)

Penyelenggara turnamen elit Tata Steel Masters yang akan digelar pada 14-30 Januari 2022 telah mengumumkan bahwa pecatur ke-14 peserta turnamen itu adalah GM Vidit Santosh Gujrathi dari India. Berikut daftar lengkapnya.

1. GM Magnus Carlsen
2. GM Fabiano Caruana
3. GM Anish Giri
4. GM Richard Rapport
5. GM Shakhryar Mamedyarov
6. GM Jan Krzysztof Duda
7. GM Sergey Karjakin
8. GM Andrey Esipenko
9. GM Daniil Dubov
10. GM Samuel Shankland
11. GM Jorden Van Foreest
12. GM Nils Grandelius
13. GM Praggnanandhaa R
14. GM Vidit Santosh Gujrathi

Agak mengherankan melihat penyelenggara tidak mengundang GM Alireza Firouzja. Bahkan mereka terlihat tidak terkesan dengan prestasi spektakuler terakhir pecatur muda asal Iran itu:

Juara FIDE Grand Swiss, lolos Turnamen Kandidat, rating 2804 dan peringkat 2 dunia. Jadi apa masalahnya?
Saya duga hal ini dimulai dari insiden bulan Januari lalu. Saat itu pemenang turnamen Tata Steel 2021 harus diselesaikan lewat babak playoff setelah GM Anish Giri dan GM Jorden Van Foorest sama-sama membukukan 8½ poin dari 13 babak.

Namun sebelum babak playoff itu dimulai, masih ada satu pertandingan lagi yang masih berlangsung yaitu partai antara GM Alireza Firouzja dengan GM Radoslaw Wojtaszek.

Kepala Arbiter Pavel Votruba lantas menginformasikan kepada kedua pemain bahwa partai playoff antara GM Anish Giri dan GM Jorden van Forest akan dimulai dua meja dari mereka, dan meminta agar keduanya melanjutkan partai mereka di meja lain yang lebih jauh.

Alireza Firouzja yang merasa terganggu dengan interupsi itu menolak untuk meninggalkan mejanya. Dia bahkan meneriakkan kata-kata yang tidak pantas menurut versi penyelenggara.

Votruba memang telah meminta maaf kepada Alireza dan berjanji hal seperti ini tidak akan terjadi lagi tetapi cara anak muda itu menanggapi insiden ini telah menyinggung harga diri mereka.

"Fakta bahwa mereka mengerti dan membuat kesalahan besar itu bagus. Saya senang mereka mengatakan itu tidak akan pernah terjadi lagi. Secara umum, itu adalah turnamen yang hebat," kata Alireza tanpa merasa bersalah.

Dan seperti dugaan saya di awal, ucapan Alireza ini membuat vonis kemudian dijatuhkan: Jangan undang lagi Alireza!

***