Yang paling utama ialah multiplier effect tetap harus dirasakan masyarakat Papua dengan hadirnya PON dan pembangunan infrastruktur tersebut.
Papua siap lesatkan citra Indonesia di mata dunia melalui kesuksesan penyelenggaraan PON XX 2020 Oktober mendatang.
Tiada kebahagiaan yang terkira selain dapat menyajikan kebanggaan bagi bangsa Indonesia melalui mata dunia. Pun dengan yang dilakukan rakyat Papua. Wilayah paling timur yang populer dengan keberagaman suku serta sumber daya alam yang melimpah ini menyatakan siap mensukseskan pelaksanaan PON XX 2020 Oktober mendatang. Selain bertujuan menaikkan citra Nusantara, Papua juga ingin membuat bangga pemerintah Indonesia karena Papua adalah Indonesia.
Kendati baru saja didera konflik yang seolah tak berkesudahan, nyatanya Papua mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Tak hanya di sektor pembangunan fisik, namun ditilik dari segi pariwisata, Papua sudah jauh lebih meningkat. Pembangunan sejumlah portal vacation kini juga dianggap mampu menaikkan pendapatan penduduknya. Jalur-jalur distribusi beserta jalan alternatif yang disebut-sebut lancar bakal memberikan dukungan yang mumpuni untuk penyelenggaran PON XX 2020 ini.
Sebelumnya, MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainuddin Amali, mengaku optimistis terkait pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 di Papua. Hal tersebut diucapkan Amali setelah melakukan rapat gabungan bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, beberapa hari lalu.
Dirinya menyatakan, secara keseluruhan ia optimistis pelaksanaan PON XX 2020 di Papua ini akan dapat dihelat dengan baik. Pemerintah Pusat, Kementerian dan Lembaga akan bersama-sama dengan Pemerintah Daerah guna melakukan percepatan terhadap hal-hal yang masih harus dibenahi.
Ia menuturkan pihak TNI dan Polri jiga BIN menyampaikan dari sudut pengamanan telah siap dan terus ditingkatkan, kemudian Menteri Dalam Negeri dari sisi tentang kondisi daerah atau wilayah dan tentu soal penyelenggaraan oleh Menpora.
Menurut laporan, nantinya dalam PON XX di Papua jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan ada 37 cabor . Namun, pemerintah tetap memunculkan wacana revisi Peraturan Pemerintah (PP) nomor 17 tahun 2007 berkenaan dengan pelaksanaan PON ke-XX, hal ini dilakukan demi makin memantapkan suksesnya penyelanggaran perhelatan akbar olah raga nasional.
Keyakinan atas kesiapan Papua untuk mensukseskan pelaksanaan PON XX juga disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK) Muhadjir Effendy. Dirinya berharap, mudah-mudahan stadion dan venue yang telah dirancang dengan standart internasional ini nanti tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk PON, namun juga bisa digunakan untuk event pasca PON agar tempat ini bisa menjadi pusat kegiatan cabang cabangnolah raga tertentu baik skala nasional maupun internasional.
Muhadjir mengklaim bahwa Progressnya semakin baik. Dia juga berharap, pihak Pemprov Papua dapat memaksimalkan penggunaan wisma atlet untuk menampung para atlet handal agar nantinya mampu menorehkan prestasi Indonesia utamanya pada cabang cabang yang dipersiapkan .
Semwmtara Stadion Papua Bangkit sudah beres 100 persen, bahkan lebih. Nantinya, stadion ini bakal digunakan untuk acara pembukaan dan penutupan PON yang digelar dari tanggal 20 Oktober hingga 2 November 2020. Dirinya menambahkan bahwa fasilitas pendukung ini sudah berstandart internasional layaknya lapangan di Amsterdam, Belanda. Rumputnya juga khusus didatangkan dari Italia. Rencananya, ke depan akan diregister ke FIFA agar disahkan sebagai lapangan internasional, imbuh Muhadjir.
Lebih lanjut dirinya juga berharap, kawasan paling timur Indonesia ini nantinya bisa menjadi sejajar dengan wilayah Indonesia Barat dan Tengah. Sehingga Mindset Jawasentrisme pun akan hilang dari aspek sosial, politik dan juga ekonomi. Hal ini penting dilakukan guna mewujudkan pemerataan.
Namun yang paling utama ialah multiplier effect tetap harus dirasakan masyarakat Papua dengan hadirnya PON dan pembangunan infrastruktur tersebut. Suksesnya PON tidak hanya.dilihat dari suksesnya penyelenggaraan namun juga suksea.prestasi serta sukses dimensi lainnya yang selanjutnya dapat menjadi sebuah kebamggaan bamgsa.
Berdasar hal tersebut diatas, kesiapan bumi Cendrawasih ini telah tercermin dalam derap Langkah berbagai capaian.yamg ada. Tak hanya akan mengedepankan keprofesionalitasan, Papua siap menjadi garda paling depan untuk meningkatkan citra Nusantara di mata dunia Internasional. Selain itu, dengan mensuskeskan acara PON XX 2020 ini nantinya akan mampu memberikan kebanggaan tersendiri bagi Indonesia dan seluruh warganya.
Untuk itu, mari kita dukung suksesnya PON XX Papua dengan membangun narasi di berbagai ruang media yang dapat menumbuhkan optimisme serta soliditas guna bersama-sama membangun kebanggaan bangsa melalui suksesnya penyelenggaraan PON XX di Papua , Maju terus Papua, ayo buat Indonesia bangga!
***
Welcome Citizen Polite!
Setelah melalui perjalanan cukup panjang sebagai website warga menulis politik yang ekslusif, kini PepNews terbuka untuk publik.
Para penulis warga yang memiliki minat dan fokus pada dunia politik mutakhir Tanah Air, dapat membuat akun dan mulai menuangan ide, pandangan, gagasan, opini, analisa maupun riset dalam bentuk narasi politik yang bernas, tajam, namun tetap sopan dalam penyampaian.
Wajah berganti, tampilan lebih “friendly”, nafas tetaplah sama. Perubahan ini bukan hanya pada wajah dan rupa tampilan, tetapi berikut jeroannya.
Apa makna dan konsekuensi “terbuka untuk publik”?
Maknanya, PepNews akan menjadi web portal warga yang tertarik menulis politik secara ringan, disampaikan secara bertutur, sebagaimana warga bercerita tentang peristiwa politik mutakhir yang mereka alami, lihat dan rasakan.
Konsekuensinya, akan ada serangkaian aturan adimistratif dan etis bagi warga yang bergabung di PepNews. Aturan paling mendasar adalah setiap penulis wajib menggunakan identitas asli sesuai kartu keterangan penduduk. Demikian juga foto profil yang digunakan.
Kewajiban menggunakan identitas asli berikut foto profil semata-mata keterbukaan itu sendiri, terlebih untuk menghindari fitnah serta upaya melawan hoax.
Terkait etis penulisan, setiap penulis bertanggung jawab terhadap apa yang ditulisnya dan terhadap gagasan yang dipikirkannya.
Penulis lainnya yang tergabung di PepNews dan bahkan pembaca umumnya, terbuka memberi tanggapan berupa dukungan maupun bantahan terhadap apa yang ditulisnya. Interaktivitas antarpenulis dan antara pembaca dengan penulis akan terbangun secara wajar.
Agar setiap tulisan layak baca, maka dilakukan “filtering” atau penyaringan tulisan berikut keterangan yang menyertainya seperti foto, video dan grafis sebelum ditayangkan.
Proses penyaringan oleh administrator atau editor dilakukan secepat mungkin, sehingga diupayakan dalam waktu paling lambat 1x24 jam sebuah tulisan warga sudah bisa ditayangkan.
Dengan mulai akan mengudaranya v2 (versi 2) PepNews ini, maka tagline pun berubah dari yang semula “Ga Penting Tapi Perlu” menjadi CITIZEN POLITE: “Write It Right!”
Mari Bergabung di PepNews dan mulailah menulis politik!
Pepih Nugraha,
CEO PepNews