Sup Tulang Merah

Merah segarnya bikin air liur ngences. Beberapa kali sempat mencobanya, selain nasi goreng merah atau mie goreng merah ala India.

Jumat, 5 Maret 2021 | 09:04 WIB
0
224
Sup Tulang Merah
Sup Tulang merah (Foto dok. Pribadi)

Dulu sering melihat, kalau di Kualalumpur atau Johore Bahru masakan sup tulang merah ini warnanya beda. Tampilannya lebih gelap. Gak terlalu merah. Tapi tampilan yang acap terlihat versi Singapore lebih memancing selera.

Merah segarnya bikin air liur bakalan ngences...hehehe. Beberapa kali sempat mencobanya, selain nasi goreng merah atau mie goreng merah ala India.

Karena tahu bahwa abang sulung saya adalah raja makan, sayapun pengen memberinya kejutan dengan mengenalkan menu ini. Kesibukannya membuat gak mudah untuk mendapatkan kesempatan bertemu sejak beliau lulus dari ITB dan berkarir di mancanegara.

Di tengah wira-wiri abang sebagai manajer rekrutmen Schlumberger Overseas, saya mencoba curi waktunya untuk bisa bertemu. Saat itu posisi beliau sedang di Moscow, Rusia. Sementara saya sedang posisi di New Delhi, India. Kami sepakat memilih ketemuannya di Singapore. Rencananya bertemu 2-3 hari saja. Judulnya hanya untuk kulineran.

Karena dari India saya yang duluan mendarat di Singapore, sayapun nginep di hotel disekitaran Orchard. Gerai sup tulang merah yang ingin saya bikin surpraisnya gak jauh dari kawasan Orchard. Persisnya di kawasan Newton Circus.

Besoknya abangpun tiba dari Moscow. Malamnya, dari hotel kamipun bertaksi ke TKP untuk makmal. Gak lama, pesanan saya sup tulang merah pun terhidang di meja. Lengkap dengan roti John. Plus minuman ais air tebu.

Sambil makan, saya coba melirik. Abang terlihat sumringah. Makannya sangat bersemangat.

Tiba-tiba abang nyerocos nanya, "Sejak kapan tahu sup tulang merah? Koq baru sekarang kasih tahu kuliner ini? Apalagi menu lain yang gokil-gokil? Besok ke sini lagi ya ?

Saya pun jawab...ahsiaaap, mang... eeeh...bang !

***
.