Pada kesempatan tersebut Eet juga mengajak Bersama untuk Bersama mengikuti secara langsung melalui social media saja, dikarenakan masih pandemic covid.
Debat Publik perdana Pilkada 2020 di Kabupaten Bengkalis akan segera dimulai pada 4 hari lagi, tepatnya Minggu, 22 November 2020. Pasangan nomor urut 4 (Eet- Samda) yang bertarung telah mempersiapkan jurus jitu untuk mendapat simpati calon pemilih dan memenangkan debat perdana ini.
Namun, kedua mereka menyatakan tidak ada persiapan khusus dilakukan jagoan maupun tim. Eet mengatakan sudah siap 100 persen untuk mengikuti debat publik yang mengedepankan gagasan untuk Kabupaten Bengkalis.
"Tidak ada persiapan khusus, mengalir saja sesuai dengan tematik debat yang sudah ditentukan oleh penyelenggara KPU" ujarnya, Rabu (18/11/20).
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkalis, Provinsi Riau, bakal menggelar debat publik empat pasang calon kandidat Bupati dan Wakil Bupati, peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.
"Debat publik yang melibatkan empat Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bengkalis, digelar pada 22 November 2020, sekitar pukul 19.30 WIB, di gedung Cik Puan Bengkalis, di pulau seberang," kata Ketua KPU Bengkalis, Fadhillah Al Mausuly lewat siaran persnya via pesan singkat WhatsApp, pada Jumat (13/11).
Pada kesempatan tersebut Eet juga mengajak Bersama untuk Bersama mengikuti secara langsung melalui social media saja, dikarenakan masih pandemic covid.
“Itu sebabnya, guna mengurungi kerumunan dari tim sukses Debat publik ini live dan disiarkan langsung pertama,di Facebook https://web.facebook.com/ppid.bengkalis.3/ Kedua, Youtube https://www.youtube.com/channel/UCSfapa7-qxw_jToZPbo22Bg Ketiga, Instagram https://instagram.com/kpubengkalis?igshid=103ymq04zuv61 dan keempat di UB TV canel 6 di tv kabel, Jadi utamakan menonton lewat sana saja” tutupnya.
***
Welcome Citizen Polite!
Setelah melalui perjalanan cukup panjang sebagai website warga menulis politik yang ekslusif, kini PepNews terbuka untuk publik.
Para penulis warga yang memiliki minat dan fokus pada dunia politik mutakhir Tanah Air, dapat membuat akun dan mulai menuangan ide, pandangan, gagasan, opini, analisa maupun riset dalam bentuk narasi politik yang bernas, tajam, namun tetap sopan dalam penyampaian.
Wajah berganti, tampilan lebih “friendly”, nafas tetaplah sama. Perubahan ini bukan hanya pada wajah dan rupa tampilan, tetapi berikut jeroannya.
Apa makna dan konsekuensi “terbuka untuk publik”?
Maknanya, PepNews akan menjadi web portal warga yang tertarik menulis politik secara ringan, disampaikan secara bertutur, sebagaimana warga bercerita tentang peristiwa politik mutakhir yang mereka alami, lihat dan rasakan.
Konsekuensinya, akan ada serangkaian aturan adimistratif dan etis bagi warga yang bergabung di PepNews. Aturan paling mendasar adalah setiap penulis wajib menggunakan identitas asli sesuai kartu keterangan penduduk. Demikian juga foto profil yang digunakan.
Kewajiban menggunakan identitas asli berikut foto profil semata-mata keterbukaan itu sendiri, terlebih untuk menghindari fitnah serta upaya melawan hoax.
Terkait etis penulisan, setiap penulis bertanggung jawab terhadap apa yang ditulisnya dan terhadap gagasan yang dipikirkannya.
Penulis lainnya yang tergabung di PepNews dan bahkan pembaca umumnya, terbuka memberi tanggapan berupa dukungan maupun bantahan terhadap apa yang ditulisnya. Interaktivitas antarpenulis dan antara pembaca dengan penulis akan terbangun secara wajar.
Agar setiap tulisan layak baca, maka dilakukan “filtering” atau penyaringan tulisan berikut keterangan yang menyertainya seperti foto, video dan grafis sebelum ditayangkan.
Proses penyaringan oleh administrator atau editor dilakukan secepat mungkin, sehingga diupayakan dalam waktu paling lambat 1x24 jam sebuah tulisan warga sudah bisa ditayangkan.
Dengan mulai akan mengudaranya v2 (versi 2) PepNews ini, maka tagline pun berubah dari yang semula “Ga Penting Tapi Perlu” menjadi CITIZEN POLITE: “Write It Right!”
Mari Bergabung di PepNews dan mulailah menulis politik!
Pepih Nugraha,
CEO PepNews