Fakta

Daftar 200 Penceramah dari Kementrian Agama

Daftar, Kementrian Agama, Ustad, Penceramah, Headline
List Kementria Agama (Foto: Tribunnews.com)
Ada baiknya mengeluarkan sertifikasi, hal ini diperlukan mengingat penceramah yang tidak memadai keilmuanya, atau punya agenda politik yang destruktif.

Intansi Pemerintah, TNI, POLRI, Pergurun Tinggi Negri, TVRI, RRI, BUMN, BUMD, Lembaga Tinggi Negara, Lembaga Negara dan badan yang di biyayai dari APBN – Ketika menyelenggarakan kegaitan agama, mestinya Ustad yang diundang adalah wajib dari yang tercantum pada list yang dileluarkan Kementrian Agama.

Adalah aneh Intansi Pemerintah, TNI, Polri, BUMN dan lain-lain yang terafiliasi dengan pemerintah, ketika mengundang ustad untuk kegiatan keagamaan justru mengundang ustad-ustad yang dalam ceramahnya terus mengkritik, melecehkan dan menghina rezim yang berkuasa -apalagi isinya justru menyemai bibit bibit radikalisme.

Adapun intansi lain, masyarakat, lembaga swasta yang tidak dibiyayai dari APBN bebas menentukan siapa saja penceramahnya -tapi jika penceramah dalam hal ceramahnya membahayakan negara karena konten radikalisme, maka tangkap dan perkarakan ke jalur hukum.

Saya kira list yang di keluarkan Kementrian Agama lebih untuk konsumsi internal lembaga lembaga pemerintah, tapi bermanfaat untuk masyarakat sebagai pembanding, jika ingin penceramah yang didatangkannya tidak terpapar paham radikal.

Negara memang harus hadir dan mengatur ini, paling tidak pada tahap awal adalah dilingkungan pemerintah itu sendiri.

Untuk selanjutnya ada baiknya mengeluarkan sertifikasi, hal ini diperlukan mengingat penceramah yang tidak memadai keilmuanya, atau punya agenda politik yang destruktif, bukan saja merugikan masyarakat tapi bisa jadi membahayakan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bangsa ini sudah terlalu lelah dan terlalu banyak korban, dari para radikalis dengan pemahaman agama yang kacrut bin ndableg alias belegug – sehingga bunuh diri sekeluarga pun di pahami sebagai Jihad… Jihad pale lu peang…!!

Stop korban cuci otak, stop kedegilan pemahaman beragama yang membahayakan warga bangsa lainnya…. Stop..!! Stop…!! Stop..!!

Betapa menyedihkanya anak usia 9 tahun, perutnya terburai karena ledakan yang ditimbulakan dari bom bunuh diri yang di pasangkan oleh ibu-bapaknya….ini Gila..!!

Baca Juga:  "Flashback" Perjalanan Setya Novanto hingga Berakhir di Tahanan KPK

Belum lagi orang tak bersalah, anak anak yg menjadi korban bom bunuh diri… sama sekali tidak ada kaitan apa apa.

Teroris memang bodoh dan jahannam….!!!

***