Fakta

Istana Iri, Anies Baswedan Kembali Raih Simpati Umat

Anies Baswedan, Aksi Bela Palestina, Politik, Istana, Joko Widodo, Headline,
Anies Baswedan (Foto: Fajar.co.id)
Anies mendapat apresiasi dan dukungan karena visi dan sikapnya selaras dengan aspirasi umat. Kebalikan dengan Istana yang tercermin dari penolakan Menag.

Setelah sukses memompa semangat umat di Aksi Akbar Reuni 212, kini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menjadi bintang utama di Aksi Bela Palestina.

Pertautan ketokohan Anies dalam arus gerakan umat Islam semakin solid, terposisi karismatik serta mendapat sorotan yang terus diperhitungkan jelang Pilpres 2019.

Wajar bila hal itu menimbulkan sinisme dan sikap iri Istana. Terlebih munculnya insiden penolakkan kepada Menteri Agama, sudah jelas Jokowi dan kroni-kroninya sangat terpukul.

Andai Jokowi bertindak nekat nimbrung di Aksi Bela Palestina, saya kira reaksi kegusaran umat akan jauh lebih mendidih.

Untung saja rencana pihak terkait di GNPF-MUI untuk menggiring Jokowi di Aksi 1712 berhasil dipatahkan. Dugaan adanya perundingan di pintu belakang Istana terpaksa gagal total.

Para tokoh GNPF-MUI mesti lebih hati-hati dan menyadari bahwa umat Islam makin cerdas. Jangan pernah bertindak gegabah dan terjebak kemunafikan.

Reaksi penolakkan umat terhadap kehadiran Menteri Agama di aksi Bela Palestina merupakan peringatan serius kepada rezim Jokowi dan sekaligus koreksi bagi oknum GNPF-MUI.

Baca Juga:  Retorika Anies-Sandiaga Bikin Jakarta Kian Terisolir

Sebaliknya Anies mendapat apresiasi dan dukungan, sebab visi dan sikapnya selaras dengan aspirasi umat. Kenyataan yang kontradiktif dengan rezim Jokowi yang telanjur dicurigai berbau komunis.

Jadi sudah tepat sikap umat menolak mencampuradukan kemunafikan dan kebenaran.

Kita berharap agar GNPF-MUI perlu lebih istiqomah dalam menyuarakan aspirasi umat. Jangan melenceng apalagi mulai tercium bermain mata dengan Istana, jelas umat akan marah besar!

Faizal Assegaf, Ketua Progres 98

***

Editor: Pepih Nugraha